Wednesday, January 13, 2021

Penyelam Angkatan Laut terus mencari kotak hitam kedua Sriwijaya yang jatuh


Seputardalamberita:
Para penyelidik Rabu mengatakan mereka berharap bisa mendapatkan kotak hitam kedua jet penumpang yang jatuh, ketika mereka berusaha menjelaskan mengapa pesawat dengan 62 orang di dalamnya menabrak laut beberapa menit setelah lepas landas. Penyelam di lepas pantai ibu kota Jakarta mengangkut 

perekam data penerbangan jet ke permukaan hari Selasa, dengan perburuan sekarang difokuskan untuk menemukan perekam suara kokpitnya di dasar laut yang dipenuhi puing-puing. Perangkat tersebut dapat memberikan petunjuk penting mengapa Sriwijaya Air Boeing 737-500 jatuh sekitar 10.000 kaki (3.000 

meter) dalam waktu kurang dari satu menit sebelum menabrak Laut Jawa pada hari Sabtu. "Pencarian berlanjut hari ini dan kami mengharapkan hasil yang baik," kata Rasman MS, kepala operasi kecelakaan badan pencarian dan penyelamatan, kepada wartawan. Data kotak hitam mencakup kecepatan, ketinggian 

dan arah pesawat serta percakapan awak pesawat, dan membantu menjelaskan hampir 90 persen dari semua kecelakaan, menurut pakar penerbangan. Sejauh ini pihak berwenang belum dapat menjelaskan mengapa pesawat berusia 26 tahun itu jatuh hanya empat menit setelah lepas landas. Badan Keselamatan 

Transportasi Nasional (NTSB) AS mengatakan pihaknya mengirim penyelidik ke Jakarta bersama personel Boeing, Administrasi Penerbangan Federal AS, dan GE Aviation, yang membuat mesin jet dan suku cadang pesawat lainnya. "(Tim) memiliki keahlian dalam operasi, kinerja manusia, struktur & sistem 

pesawat," tweet NTSB. Lebih dari 3.000 personel mengambil bagian dalam upaya pemulihan, dibantu oleh puluhan kapal dan helikopter yang terbang di atas pulau-pulau kecil di lepas pantai ibu kota, dan 

kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh untuk membantu para penyelam. "Operasi ini belum berakhir," kata Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto Selasa malam. "Kami akan terus mencari korban dan semua bagian yang tersisa dari badan pesawat, yang akan kami coba ambil

0 comments:

Post a Comment