Tuesday, December 22, 2020

RS Gawat Darurat Kemayoran mempelajari tes usap konjungtiva untuk mendeteksi COVID-19


Seputardalamberita:
Rumah sakit darurat COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat telah memulai studi deteksi dini COVID-19 melalui tes usap konjungtiva, setelah pasien dilaporkan mengalami gangguan penglihatan sebelum menunjukkan gejala penyakit yang biasa. “Ini bisa menjadi metode skrining yang murah dan cepat untuk mendeteksi COVID-19 pada pasien untuk perawatan lanjutan,” Tugas Ratmono, koordinator 

rumah sakit darurat COVID-19, mengatakan seperti dikutip tempo.co, Senin. Penelitian ini didasarkan pada hipotesis bahwa SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, juga dapat menyebar ke mata pasien karena mata dan rongga hidung dihubungkan oleh saluran. “Orang dilarang menggosok mata dengan 

tangan karena mata bisa menjadi pintu masuk virus corona untuk memasuki tubuh manusia,” kata Tugas. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti utama rumah sakit Rina La Distia Nora bersama rekan kerjanya Rina Dwi Ningtias Mei Riasanti dan Gladya Utami. Penelitian tersebut berjudul “Deteksi Dini SARS-CoV-2 Sampel Usap Konjungtiva Melalui Pemeriksaan PT-PCR”. Penelitian itu sendiri dilakukan dengan 

harapan tes usap dapat dilakukan dengan usap konjungtiva. Sampel tersebut nantinya akan diperiksa melalui reverse transcription-polymerase chain reaction (RT-PCR), yang mirip dengan ekstraksi sampel dari rongga hidung dan tenggorokan. Wisma Kemayoran, lanjut Tugas, mendukung penelitian tersebut sehingga dapat diterapkan untuk mendeteksi COVID-19. Penelitian ini sangat penting, tidak hanya untuk AGENDOMINO

menggali kemungkinan lain untuk menangani COVID-19 tetapi juga strategi untuk mengatasi ancaman kesehatan lainnya, ”kata Tugas. Sebuah studi yang diterbitkan dalam publikasi medis bulanan yang ditinjau sejawat Journal of Medical Virology pada bulan Juni juga meneliti kemungkinan mendeteksi SARS-CoV-2 RN dalam sekresi konjungtiva. Penelitian, "Mendeteksi SARS-CoV-2 RNA dalam Sekresi 

Konjungtiva: Apakah Ini Metode Diagnostik yang Berharga COVID-19?" bertujuan untuk mengevaluasi keberadaan RN virus dalam spesimen usap konjungtiva. Penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Clinico San Carlos Madrid di Spanyol itu diikuti oleh 36 subjek dari unit rawat inap 

COVID-19 yang dinyatakan positif mengidap virus tersebut. Ini menyoroti bagaimana SARS-CoV-RNA dapat dideteksi dalam sekresi konjungtiva dari kedua pasien dengan dan tanpa konjungtivitis.

0 comments:

Post a Comment