Wednesday, December 23, 2020

Para dokter memohon warga Jakarta untuk tinggal di rumah selama liburan akhir tahun


Seputardalamberita:
Di tengah meningkatnya jumlah kasus COVID-19 dan rawat inap di ibu kota, asosiasi dokter meminta warga Jakarta untuk tinggal di rumah selama liburan Natal dan Tahun Baru untuk mencegah lonjakan kasus lebih lanjut. Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat tingkat hunian tempat tidur rumah sakit di 98 rumah sakit rujukan COVID-19 di kota tersebut meningkat dalam sebulan terakhir. Tempat tidur isolasi di 

kota sudah mencapai tingkat hunian 85 persen, sementara tempat tidur perawatan intensif berada di 80 persen, badan tersebut melaporkan pada hari Sabtu. “Rumah sakit penuh sekarang. Kalaupun ada cukup dokter, tidak ada tempat [untuk merawat pasien]. Itu memprihatinkan, ”kata Ketua Ikatan Dokter AGENDOMINO

Indonesia (IDI) Jakarta Slamet Budiarto, Selasa, seperti dikutip kompas.com. Dia mengimbau masyarakat untuk bekerja sama mencegah penyebaran virus lebih lanjut, terutama selama liburan mendatang. “Orang harus menahan diri dari makan di restoran. Dan tolong libur saja di rumah dan jangan keluar, "kata Slamet." Membosankan, kami tahu. Tapi [tinggal di rumah adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan untuk 

mencegah infeksi] sambil menunggu vaksin datang. tersedia tahun depan. ” Pemerintah Jakarta pada hari Minggu memperpanjang masa transisi pembatasan sosial skala besar (PSBB) selama dua minggu hingga 3 Januari dengan harapan mencegah lonjakan kasus COVID-19 selama liburan akhir tahun. dalam kasus 

baru yang dikonfirmasi dalam empat minggu terakhir, dengan para ahli mencurigai itu adalah hasil akhir pekan yang panjang di akhir Oktober. Kelompok infeksi yang muncul dari tempat kerja dan rumah tangga tetap menjadi sumber utama penularan COVID-19 di Jakarta, kata Gubernur Anies Baswedan saat 

mengumumkan Dari tanggal 7 hingga 13 Desember, kota tersebut melaporkan 3.821 kasus terkait dengan kelompok rumah tangga dan 313 kasus yang diyakini berasal dari kelompok infeksi di tempat kerja.

0 comments:

Post a Comment