Seputardalamberita:Indonesia telah menyampaikan harapannya akan terjalinnya kemitraan yang lebih erat antara ASEAN dan Amerika Serikat di tahun-tahun mendatang, karena kemitraan tersebut dapat mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik, ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.
Berbicara atas nama Presiden Joko “Jokowi” Widodo, Retno menyampaikan harapan Indonesia untuk kemitraan strategis dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Robert C. O'Brien, yang mewakili Presiden Donald Trump pada KTT ASEAN-AS yang diadakan hampir pada hari Sabtu. “Indonesia berharap AS
tetap menjadi mitra penting dan strategis di kawasan, termasuk dalam implementasi ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. Kami berharap kerja sama ini menjadi kekuatan positif untuk menciptakan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan, ”ujarnya dalam jumpa pers di Istana Bogor, Jawa Barat. Dalam AGENDOMINO
pertemuan virtual tersebut, Retno mengatakan, Indonesia menekankan pentingnya menjaga persahabatan dan kerjasama yang erat antara ASEAN dan AS. “Dalam empat tahun terakhir, di sektor ekonomi dan pembangunan, AS terus menjadi mitra perdagangan dan investasi terbesar kedua di ASEAN. Volume
perdagangan kedua belah pihak meningkat 39 persen dari US $ 211,8 miliar menjadi $ 294,6 miliar. ” Dia melanjutkan, investasi AS di kawasan itu meningkat 110 persen dari $ 11,65 miliar menjadi $ 24,5 miliar. Di bidang energi, AS dan ASEAN telah membuat rencana kemitraan jangka panjang 2021-2025.
Sementara di sektor ekonomi digital, mereka telah menjalin kerjasama melalui program peningkatan kapasitas bagi 4.000 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Apalagi, kata Retno, dalam 10 bulan terakhir, kemitraan antara ASEAN dan AS di bidang kesehatan juga semakin diperkuat dengan saling memerangi pandemi COVID-19.







0 comments:
Post a Comment