Tuesday, November 3, 2020

Kembali ke alam liar: Harimau Sumatera yang ditangkap dilepaskan ke Gn. Taman Nasional Leuser


Seputardalamberita:
Seekor harimau Sumatera betina yang ditangkap pada Agustus setelah konflik dengan manusia telah dikembalikan ke habitat aslinya di Taman Nasional Gunung Leuser di Gayo Lues, Aceh, Selasa. Harimau yang dikenal oleh penduduk setempat sebagai Sri Nabilla ini sebelumnya mengganggu warga desa di 

Tapus Sipagimbal Kecamatan Aek Bilah karena sering muncul di desa untuk memakan sapi dan hewan peliharaannya. Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Sumatera Utara (BKSDA) Hotmauli Sianturi mengatakan harimau telah memicu konflik dengan warga desa sejak Mei. Sebuah tim dari agensi 

memasang jebakan untuk menangkap harimau pada 22 Agustus. Dia ditangkap dua hari kemudian dan segera dibawa ke Suaka Margasatwa Barumun Nagari di Barumun, Tapanuli Selatan, untuk observasi. “Dia kekurangan gizi saat kami pertama kali menemukannya. Dia sekarang cukup sehat untuk dilepaskan AGENDOMINO

kembali ke alam liar di kawasan Kappi di pusat Taman Nasional Leuser, ”kata Hotmauli, Selasa. Hotmauli mengatakan, pihaknya memilih Kappi karena lingkungannya dianggap cocok untuk harimau Sumatera. “Lokasi pelepasan Sri Nabilla adalah lapangan terbuka dengan medan berbatu. Daerah ini juga terletak 

dekat dengan sumber air, yang di atasnya terdapat garam-garam, "katanya," Kami juga menemukan tanda-tanda hewan mangsa di daerah ini untuk dimakannya, seperti rusa, muntjak, dan kambing liar. " Tim BKSDA sudah membersihkan jebakan di sekitar lokasi sebelum melepaskan harimau ke alam liar, kata 

Hotmauli seraya menambahkan butuh waktu sekitar 20 jam untuk membawanya dari Suaka Harimau Barumun Nagari ke kawasan Kappi. “Kami sangat senang Sri Nabilla punya dilepaskan ke alam liar. Kami berharap dia bisa beradaptasi dan bertahan hidup di habitat barunya. ” Hotmauli menambahkan.

0 comments:

Post a Comment