Seputardalamberita:Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan tenda khusus untuk para pengungsi COVID-19 yang terdampak banjir, kata Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Rabu. Tenda akan terdiri dari beberapa bilik yang dapat digunakan oleh pasien atau warga pengungsi lainnya yang sedang menjalani isolasi mandiri. “Kami akan
menyiapkan tenda khusus di tempat penampungan banjir, serta transportasi [untuk pasien COVID-19],” kata Anies seperti dikutip kompas.com, Rabu. Selain itu, Pemprov DKI juga akan menyediakan kapal khusus untuk mengangkut pasien COVID-19 serta pasien asimtomatik. Perahu ini akan ditandai untuk
memisahkannya dari perahu untuk warga yang sehat. Sebelumnya juru bicara satuan tugas COVID-19 nasional, Wiku Adisasmito, memperingatkan masyarakat tentang kemungkinan cluster infeksi di tempat penampungan korban banjir. “Kami mengimbau pemerintah daerah waspada untuk meminimalkan risiko penularan COVID-19. Salah satu potensi sumber cluster COVID-19 adalah tempat penampungan korban
banjir, '' ujarnya. Kepatuhan terhadap protokol kesehatan di tempat penampungan, termasuk memakai masker, menjaga jarak secara fisik dan mencuci tangan, dapat mengurangi risiko penularan, katanya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan tempat penampungan serta menyediakan sirkulasi udara dan sinar matahari yang cukup untuk melindungi masyarakat dari penyakit umum di musim hujan. Anies AGENDOMINO
menjelaskan, fenomena La Nina paling mungkin terjadi di Indonesia tahun ini. Fenomena ini diperkirakan akan menimbulkan anomali cuaca, seperti lonjakan intensitas curah hujan di berbagai wilayah, termasuk di Jakarta. Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan,
fenomena cuaca La Nina saat ini dapat meningkatkan akumulasi curah hujan di Indonesia hingga 40 persen, dengan curah hujan yang tinggi diperkirakan terjadi di beberapa wilayah di nusantara. Anies mengungkapkan, kapasitas drainase Jakarta hanya mampu mengatasi intensitas curah hujan 100 milimeter
per hari. Artinya, ia memperkirakan tidak akan ada banjir jika intensitas curah hujan di bawah 100 mm. Namun, jika jumlahnya lebih dari 100 mm, dia memperkirakan banjir akan mereda dalam waktu enam jam.







0 comments:
Post a Comment