Seputardalamberita:Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar, mengatakan santri harus berperan aktif dalam menanggulangi pandemi COVID-19. Ia mencontohkan peran santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. “Jadi, jika santri melakukan jihad untuk mengusir Belanda, maka santri juga harus mampu
membasmi virus corona dengan caranya sendiri, harus banyak berdoa dan menjadi contoh bagi masyarakat,” kata Nasaruddin. Kamis. Mantan Wakil Menteri Agama itu menegaskan, cara yang digunakan pemerintah untuk meredam penyebaran COVID-19 sama dengan protokol Nabi Muhammad
SAW saat menangani virus di zamannya. Nasaruddin menyampaikan perkataan Nabi Muhammad SAW bahwa jika virus berkembang di suatu tempat, jangan pernah masuk ke tempat itu dan jika sudah ada di dalamnya jangan tinggalkan tempat itu. "Protokol [saat ini] adalah contoh dari apa yang Nabi lakukan.
Pandemi itu nyata. Jika Anda mengatakan tidak ada [seperti pandemi virus korona], Anda akan membodohi masyarakat. Anda akan bertanggung jawab atas hal itu. itu nanti, ”ujar Nasaruddin dalam talkshow bertema“ Indonesia Sehat, Santri Kuat ”dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional di AGENDOMINO
Gedung Graha BNPB Jakarta. Masdalina Pane dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) mengatakan metode pengendalian virus pada zaman Nabi Muhammad SAW masih relevan hingga saat ini dan dikenal dengan metode karantina. Menurut Masdalina, santri yang tinggal di pesantren memiliki risiko
lebih tinggi terkena virus corona. Namun, jika mereka tidak banyak berinteraksi dengan dunia luar, mereka akan lebih aman. Demikian pula, menerapkan karantina di pesantren akan jauh lebih mudah daripada di rumah pribadi. Ia mengatakan ada lima langkah efektif bagi pesantren untuk mengendalikan
penyebaran virus corona. Pertama, terapkan tes COVID-19 gratis bagi siswa yang ingin masuk ke kawasan pesantren. Kedua, perhatikan kebersihan lingkungan pesantren mulai dari kamar tidur hingga alat makan dan sajadah yang perlu disterilkan dan tidak digunakan secara bergantian.







0 comments:
Post a Comment