Seputardalamberita:Polisi telah menangkap seorang pria di Riau yang mengklaim telah membunuh editor Metro TV Yodi Prabowo, 26, yang kematiannya sebelumnya dinyatakan sebagai bunuh diri. Jasad Yodi ditemukan di
pinggir jalan di Jakarta Selatan pada Juli lalu. Direktur Tindak Pidana Umum Polda Metro Jaya Kombes. Tubagus Ade Hidayat mengatakan, pria tersebut ditangkap polisi setelah mendapat laporan dari Metro TV. Namun, hasil penyelidikan tidak menunjukkan adanya bukti yang mengaitkan pria tersebut dengan
kematian Yodi. "Setelah kami membawanya ke sini, kami menanyai dia dan tidak menemukan [indikasi pembunuhan] dari pihak mana pun," kata Tubagus, Kamis, seperti dikutip He menambahkan bahwa pria itu mengaku membunuh Yodi untuk menakut-nakuti seorang teman editor, dengan siapa dia terlibat dalam
perseteruan. “Dia marah dengan temannya, lalu mengunggah [video yang dia katakan], 'Kamu tidak tahu siapa saya, saya terlibat dalam pembunuhan Yodi'. Begitulah ceritanya, '' kata Tubagus sambil AGENDOMINO
menambahkan bahwa pria tersebut telah dipulangkan setelah diinterogasi. Polisi mempertahankan kesimpulan sebelumnya bahwa Yodi meninggal karena bunuh diri. Yodi ditemukan tewas di pinggir jalan
lingkar luar Pesanggrahan Jakarta oleh tiga anak setempat yang sedang menerbangkan layang-layang sekitar pukul 11.45 pada 11 Juli. Polisi mengatakan, bukti yang ditemukan di tempat kejadian dan
penyelidikan forensik tidak menunjukkan ada yang lain. Pihak-pihak telah terlibat dengan kematian editor, yang diyakini terjadi pada tanggal 8 Juli. Empat luka tusuk ditemukan di dada Yodi dan satu di lehernya.
DNA pada gagang dan ujung pisau yang ditemukan di tempat kejadian cocok dengan DNA korban. Polisi mengatakan Yodi telah mengunjungi dokter spesialis di sebuah rumah sakit di Jakarta Pusat beberapa hari sebelum kematiannya mengenai kondisi medis yang dapat memicu depresi.







0 comments:
Post a Comment