Thursday, April 22, 2021

Kapal perang dikerahkan untuk menemukan kapal selam yang hilang dengan 53 penumpang


Seputardalamberita:
Militer Indonesia (TNI) mengerahkan kapal perang pada hari Kamis untuk memburu kapal selam angkatan laut yang hilang dengan 53 awak di lepas pantai Bali, ketika negara lain mengirim kapal untuk membantu pencarian. Tumpahan minyak di mana kapal itu dianggap tenggelam pada Rabu pagi selama 

latihan rutin dapat menunjukkan kerusakan, kata angkatan laut, mengipasi kekhawatiran bahwa Indonesia mungkin menjadi negara terbaru yang menderita bencana kapal selam yang fatal. KRI Nanggala 402 buatan Jerman itu dijadwalkan melakukan latihan torpedo secara langsung saat diminta izin untuk 

menyelam. Itu kehilangan kontak tidak lama setelah itu. Juru bicara TNI AL Laksamana Pertama Julius Widjojono mengatakan tim pencari difokuskan pada daerah sekitar lumpur minyak, tetapi lokasi pasti kapal tersebut belum ditentukan. "Itu belum ditemukan," kata Julius kepada AFP. "Tapi kami telah 

mendeteksi daerah itu ... Hari ini, sekitar 400 personel telah dikerahkan." Enam kapal perang dan satu helikopter telah dikirim untuk mencari kapal selam itu, kata angkatan laut. Negara lain termasuk Amerika Serikat, Australia, Prancis, dan Jerman telah menawarkan bantuan. "Kami jelas sangat prihatin dengan 

laporan ini. Ini sangat menyedihkan bagi keluarga dan khususnya bagi angkatan laut Indonesia," kata Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne kepada penyiar ABC. "Kami telah menyatakan bahwa kami akan membantu dengan cara apa pun yang kami bisa." Negara tetangga Singapura dan Malaysia telah 

mengirim kapal penyelamat yang diperkirakan akan tiba dalam beberapa hari mendatang, kata juru bicara militer Achmad Riad.

0 comments:

Post a Comment