Saturday, January 2, 2021

Pengguna Instagram dikecam karena menjual hasil tes PCR palsu untuk pelancong


Seputardalamberita:
Seorang pengguna Instagram dikecam karena menawarkan layanan untuk menempa hasil uji polymerase chain reaction (PCR) bagi warga Indonesia yang ingin bepergian ke kota lain. Dokter dan influencer media sosial terkemuka Tirta Mandira Hudhi membagikan tangkapan layar dari sebuah pos yang diunggah 

oleh pengguna Instagram @hanzdays di mana yang terakhir mengumumkan layanan hasil tes PCR palsu. Tirta mengecam pengguna karena memanfaatkan situasi COVID-19 demi keuntungan, dan memanggilnya secara terbuka karena membahayakan publik. “Jangan manfaatkan COVID-19 untuk hal seperti itu. 

Apakah Anda sadar berapa banyak orang yang dirugikan oleh ini? Siapa yang berbaris [untuk waktu yang lama] untuk ujian belaka? ” Kata Tirta seperti dikutip kompas.com. Pengguna Instagram, yang belum disebutkan namanya, mengatakan orang yang ingin mendapatkan hasil tes PCR tanpa harus menjalani tes 

terlebih dahulu dapat melakukannya dengan membayarnya Rp 650.000 (US $ 45,90). Hasilnya, menurut pengguna Instagram, bisa dikeluarkan dalam waktu satu jam. Orang yang ingin menggunakan jasanya hanya perlu menunjukkan KTP sebagai ganti hasil tes PCR palsu yang bisa digunakan di seluruh wilayah 

Indonesia, ujarnya. Di postingan yang sama, ia juga sesumbar bahwa layanan tersebut telah digunakan lebih dari 30 orang. Bumame Farmasi, sebuah perusahaan farmakologi di Jakarta Selatan, merilis pernyataan di akun Instagram perusahaan setelah logo mereka digunakan pada salah satu hasil PCR yang 

diduga palsu. “Tidak ada staf di Bumame yang dapat memalsukan hasil tes karena setiap tes harus menjalani proses validasi yang ketat dari dokter dan administrator untuk mencegah kesalahan atau hasil palsu,” kata perusahaan itu, Rabu. Untuk mencegah hasil yang dipalsukan, Bumame menyatakan bahwa 

perusahaan akan memasang kode QR pada setiap hasil tes yang akan datang, yang mana hasil asli dapat diakses dari database perusahaan dengan memindai kode tersebut.

0 comments:

Post a Comment