Thursday, January 14, 2021

Kecelakaan Sriwijaya Air mengikuti reformasi keselamatan bertahun-tahun



Seputardalamberita:Misteri terjunnya pesawat penumpang ke laut adalah babak kelam lain dalam sejarah penerbangan horor Indonesia, meskipun standar keselamatan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, kata para analis. 

Kepulauan Asia Tenggara adalah salah satu pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan transportasi udara penting dalam menghubungkan ribuan pulau. Namun industri ini terkenal 

dengan landasan pacu yang tidak terawat, kurangnya pilot terlatih dan berbagai masalah keselamatan lainnya. Lebih dari 700 orang tewas dalam kecelakaan pesawat selama dekade terakhir, menurut Jaringan Keselamatan Penerbangan. Yang terbaru terjadi pada Sabtu, ketika sebuah jet penumpang Sriwijaya Air 

Boeing yang membawa 62 orang tiba-tiba turun ke laut hanya beberapa menit setelah lepas landas dari ibu kota, Jakarta. Belum ada penjelasan yang diberikan untuk kecelakaan pesawat berusia 26 tahun itu, dengan penyelidik masih berusaha untuk mengambil salah satu kotak hitam dan mengidentifikasi semua 

korban. Jika tragedi itu disebabkan oleh masalah keselamatan, akan ada fokus baru pada apakah upaya perombakan industri telah berhasil dan seperti yang dipikirkan, menurut analis. "Kami telah membuat 

kemajuan yang baik di sektor penerbangan kami," kata Chappy Hakim, mantan kepala staf Angkatan Udara Indonesia dan sekarang seorang analis independen, kepada AFP.

0 comments:

Post a Comment