Seputardalamberita:Untuk mempersiapkan vaksinasi yang akan datang di seluruh negeri, Tentara Nasional Indonesia (TNI) sedang mempersiapkan personelnya untuk membantu melaksanakan tugas tersebut. Sebanyak 845 personel mengikuti program training of trainer (TOT) yang dilakukan TNI pada Kamis. Pelatihan ini
bertujuan untuk menambah pengetahuan peserta tentang proses vaksinasi sehingga mampu berkontribusi dalam program pemerintah. Dalam upacara pembukaan pelatihan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan program tersebut merupakan bagian dari kontribusi militer terhadap upaya mitigasi pandemi
bangsa. Ia juga berharap para peserta mendapatkan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi koordinator program vaksinasi di wilayah militer. Vaksin tersebut, lanjutnya, akan diberikan kepada petugas kesehatan yang bertugas di garis depan, diikuti oleh aparat yang memantau pelaksanaan protokol AGENDOMINO
kesehatan di masyarakat, yang terdiri dari TNI dan Polri. “Kita juga harus menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan, seperti penyimpanan, pengamanan dan pipa distribusi ke setiap fasilitas kesehatan, serta mempersiapkan fasilitas tersebut di atas untuk melakukan program vaksinasi sebagaimana diatur dalam peraturan yang ada,” kata Hadi seperti dikutip dari Antara. kompas.id pada hari Kamis.
Indonesia menerima pengiriman pertama vaksin COVID-19 Sinovac Biotech China pada 7 Desember. Batch pertama 1,2 juta dosis saat ini disimpan di gudang milik perusahaan farmasi milik negara PT Bio Farma di Bandung, Jawa Barat. Bio Farma telah memastikan bahwa vaksin tersebut akan dihargai sekitar
Rp 200.000 (US $ 13,57) per dosis saat tersedia untuk umum. Presiden direktur perusahaan, Honesty Basyir, menyatakan bahwa harga tersebut berdasarkan email terbaru dari Sinovac Biotech. Namun, ada Rabu mengumumkan bahwa program vaksinasi akan dilakukan
secara gratis di tengah kritik dari masyarakat terkait pernyataan bahwa pemerintah hanya akan mendanai sepertiga dari populasi yang ditargetkan dalam program tersebut. Dalam video resmi yang dipublikasikan Rabu, Jokowi juga menyatakan akan menjadi orang Indonesia pertama yang mendapat suntikan vaksin guna meyakinkan masyarakat bahwa vaksin tersebut aman digunakan.







0 comments:
Post a Comment