Tuesday, December 1, 2020

Tempat tidur di rumah sakit COVID-19 Yogyakarta sekarang 95 persen penuh


Seputardalamberita:
Tempat tidur untuk pasien COVID-19 di rumah sakit di Yogyakarta, salah satu tujuan wisata dan pendidikan utama negara, telah mencapai kapasitas penuh pada hari Senin menyusul peningkatan terus menerus dalam kasus yang dikonfirmasi selama beberapa minggu terakhir. Provinsi ini mengalami 

lonjakan rata-rata harian menjadi 70 kasus baru di bulan November dibandingkan dengan rata-rata harian 38 kasus baru di bulan Oktober. Dinkes Yogyakarta menyebutkan, Pemprov Yogyakarta telah menyiapkan total 463 tempat tidur untuk pasien COVID-19 di 27 rumah sakit rujukan. Tempat tidur 

disediakan di 49 unit perawatan kritis yang dilengkapi dengan ventilator dan 414 unit perawatan tidak kritis. Hingga Senin, 95 persen dari semua tempat tidur yang tersedia untuk merawat pasien COVID-19, atau 442, terisi. Ini hanya menyisakan 21 tempat tidur di provinsi tersebut untuk pasien baru, yang 

terdiri dari delapan tempat tidur di unit perawatan kritis dan 13 tempat tidur di unit perawatan non-kritis. Tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 Yogyakarta telah terisi dengan cepat selama beberapa minggu terakhir, dan mencapai kapasitas 50 persen pada 12 November. Seminggu kemudian pada 19 November, tingkat hunian tempat tidur telah meningkat menjadi 68 persen. Pada 24 November, 

angkanya melonjak menjadi 84 persen dan sehari kemudian, telah mencapai 87 persen. Tingkat hunian tempat tidur naik tipis dari 26 hingga 28 November menjelang akhir pekan menjadi 89 persen, dan kemudian mencapai 95 persen pada Minggu, 29 November. Kepala Dinas Kesehatan Yogyakarta Pembajun Setyaningastutie mengakui bahwa provinsi tersebut telah mengalami peningkatan yang AGENDOMINO

signifikan dalam hunian tempat tidur. tingkat di rumah sakit COVID-19. Dia menambahkan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit untuk menambah tempat tidur, dan Rumah Sakit Umum Dr. Sardjito (RSUP), Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada (RSA) dan Rumah Sakit Umum 

Angkatan Udara Hardjolukito (RSPAU) telah memastikan kesiapan mereka untuk memperluas perawatannya. fasilitas untuk pasien COVID-19. “Kami menilai ketiga rumah sakit ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatannya,” kata Pembajun, Minggu seperti dikutip kompas.id. Tetapi tiga rumah sakit membutuhkan 257 petugas kesehatan tambahan untuk 

meningkatkan kapasitas, tambahnya, mendaftar ahli penyakit dalam, ahli paru, dokter umum, perawat, teknisi laboratorium dan radiografer di antara petugas kesehatan yang paling dibutuhkan. Melanjutkan, Pembajun mengatakan dia telah berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan, yang menanggapi 

bahwa pihaknya akan membantu menyediakan pekerja tambahan, selama Yogyakarta bisa menyediakan akomodasi bagi mereka. Pemprov telah memutuskan untuk menampung tenaga kesehatan tambahan di Hotel Mutiara di kawasan wisata Malioboro yang baru saja dibelinya, namun hotel tersebut belum siap.

0 comments:

Post a Comment