Wednesday, December 16, 2020

Peralatan dibakar saat protes pekerja melumpuhkan pabrik nikel Indonesia


Seputardalamberita:
Protes, yang melibatkan 800 pekerja yang menyerukan gaji lebih tinggi dan pekerjaan tetap bagi kontraktor, berubah menjadi kekerasan pada hari Senin, ketika pekerja membakar kendaraan dan bangunan. Kerusuhan tersebut mengakibatkan aktivitas perusahaan menjadi lumpuh karena peralatan 

pendukung pabrik rusak parah dan sekitar 40 alat berat dan kendaraan operasional milik perusahaan terbakar, kata PT VDNI, unit Industri Nikel Jiangsu Delong China, dalam sebuah pernyataan terlambat. pada hari Selasa. PT VDNI tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar lebih lanjut pada AGENDOMINO

hari Rabu. Fasilitas pemurnian nikel bernilai miliaran dolar yang terletak di Konawe, Sulawesi Tenggara itu mulai beroperasi Februari lalu dengan kapasitas input 800.000 ton bijih untuk memproduksi nikel pig iron dengan kandungan nikel 10 persen-12 persen. Tidak ada korban dalam protes itu dan lima pengunjuk 

rasa telah ditangkap, kata juru bicara kepolisian Sulawesi Tenggara Ferry Walintukan. Harga nikel Shanghai Futures Exchange tergelincir dari tertinggi 14-bulan 134.180 yuan per ton yang dicapai di awal sesi, sebagian didorong oleh kekhawatiran pasokan yang disebabkan oleh kerusuhan di pabrik, turun 1,4 

persen menjadi 129.370 yuan per ton pada penutupan Rabu. Saat ini pemerintah sedang bekerja keras untuk mendatangkan investasi ke Indonesia yang dapat memberikan lapangan pekerjaan dan usaha bagi 

masyarakat, ”kata Kementerian Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pernyataannya, Selasa malam tentang protes tersebut.

0 comments:

Post a Comment