Thursday, December 24, 2020

Jawa Tengah akan melakukan screening COVID-19 di tempat-tempat wisata


Seputardalamberita:
Pemerintah Jawa Tengah berencana menyaring wisatawan dengan tes antigen di beberapa destinasi wisata terkenal, seperti Candi Borobudur, selama liburan Natal dan Tahun Baru untuk mencegah penyebaran COVID-19. Dijuluki Operasi Yustisi, operasi tersebut akan mendirikan pos pemeriksaan di 11 lokasi di 

seluruh provinsi, enam di antaranya merupakan tempat liburan. "Badan Ketertiban Umum [Satpol PP] Jawa Tengah akan merekrut 50 pejabat yang akan bekerja [di 11 lokasi] dari 24 hingga 31 Desember," kata Kepala Satpol PP Jawa Tengah Budiyanto Eko Purwono kepada The Jakarta Post, Rabu. "Mereka akan 

bergabung dengan Satpol PP setempat dan pejabat dinas kesehatan serta polisi dan militer [untuk Operasi Yustisi]." Orang-orang yang berduyun-duyun ke Candi Borobudur di Magelang dari 23 hingga 31 Desember dan Candi Prambanan di Klaten dari 26 hingga 31 Desember akan menontonnya. Destinasi 

wisata lainnya termasuk Dataran Tinggi Dieng di Wonosobo, Baturaden di Banyumas, eco park Semilir di Semarang dan Tawangmangu di Karanganyar - semuanya dimulai dari 24 hingga 27 Desember. Penapisan COVID-19 juga akan dilakukan di lima rest area di sepanjang jalan tol di provinsi, termasuk satu rest area di Tegal dari 27 hingga 31 Desember dan satu di Batang dari 24 hingga 26 Desember.

Di Kabupaten Semarang, pos pemeriksaan akan didirikan di tiga rest area. Budiyanto mengatakan siapa pun yang dinyatakan positif menggunakan tes antigen akan segera dikirim ke fasilitas karantina di kabupaten atau kota terdekat. Sebelumnya, satuan tugas COVID-19 nasional mengeluarkan surat edaran 

yang mengatur perjalanan untuk musim liburan akhir tahun dari 19 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. Salah satu persyaratan bagi wisatawan dalam surat edaran tersebut adalah wisatawan yang menggunakan udara. angkutan atau angkutan darat dari, ke atau dalam pulau Jawa harus menunjukkan hasil rapid antigen test negatif, berlaku tiga hari sebelum pemberangkatan.

0 comments:

Post a Comment