Seputardalamberita:Satgas COVID-19 nasional mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan akan menambah lebih banyak kamar rumah sakit untuk merawat pasien jika Indonesia menghadapi lonjakan kasus 100 persen. "Jika kasus meningkat 20 hingga 50 persen maka [rumah sakit] akan terus beroperasi seperti saat ini," kata juru
bicara satuan tugas Wiku Adisasmito pada hari Kamis. Menurut Wiku, rumah sakit mampu menampung pasien jika kasus tidak meningkat melebihi 50 persen. Namun, jika kasus meningkat 100 persen, kementerian akan mengubah unit perawatan umum menjadi ruang darurat untuk pasien COVID-19.
Dalam skenario ini, rumah sakit akan bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendirikan tenda darurat di area pasien COVID-19. Sambil meyakinkan publik bahwa pemerintah telah melakukan yang terbaik untuk mengendalikan AGENDOMINO
penyebaran virus, Wiku mengimbau masyarakat untuk sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan. “Pemerintah sudah mengaturnya agar pelayanan kesehatan tetap bisa diakses oleh masyarakat dalam situasi apapun,” kata Wiku. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi kunjungan ke tempat
umum untuk mengurangi risiko penularan dan risiko kematian akibat COVID-19. “Penemuan ini semestinya bisa memotivasi kita semua untuk membuat pilihan bijak dengan tinggal di rumah dan menghindari keramaian,” ujarnya. Meski awalnya sulit, lanjut Wiku, ia berharap pada akhirnya
masyarakat sadar bahwa mereka bisa melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya dengan membatasi kunjungan ke tempat-tempat umum. Bagi mereka yang berencana untuk pergi berlibur selama liburan Natal dan Tahun Baru, Wiku menyarankan untuk tinggal di dalam kungkungan hotel mereka dan melakukan tur virtual, daripada melakukan kunjungan fisik ke tujuan wisata. Data Kementerian Kesehatan
hingga Selasa menunjukkan, tingkat hunian tempat tidur di ruang isolasi dan unit perawatan intensif untuk pasien COVID-19 sudah mencapai 57,97 persen. Jawa Barat mencatatkan tempat tidur terbanyak yaitu 77 persen.







0 comments:
Post a Comment