Tuesday, December 15, 2020

BPOM akan memperpanjang tahap pemantauan uji coba vaksin Sinovac selama tiga bulan ke depan


Seputardalamberita:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM) telah mengumumkan bahwa mereka akan memperpanjang tahap pemantauan uji klinis fase tiga untuk vaksin Sinovac yang dikembangkan China selama tiga bulan lagi untuk menentukan kemanjuran dan efek samping vaksin. Gubernur Jawa Barat 

Ridwan Kamil yang ikut uji klinis mengatakan, awalnya 1.620 relawan itu dijadwalkan menjalani tes darah terakhir pada Desember. "Namun, kami harus menjalani tes darah lagi pada Maret," kata Ridwan usai pengambilan sampel darahnya di Puskesmas Garuda di Bandung, Jawa Barat, Senin. Ridwan 

menjelaskan, BPOM telah memerintahkan peneliti untuk mengambil sampel darah lain dari relawan enam bulan setelah suntikan pertama vaksin Sinovac untuk memastikan bahwa mereka masih memiliki antibodi terhadap virus corona dalam jangka panjang. Artinya, hasil uji klinis juga akan diundur hingga Maret,AGENDOMINO

ujarnya. Ridwan melanjutkan, dirinya dan pejabat Pemprov Jabar lainnya yang mengikuti uji klinis dalam kondisi baik dan tidak melaporkan adanya efek samping. Bahkan Ridwan mengaku sudah beberapa kali menjalani tes PCR dan hasilnya selalu negatif. “Entah karena vaksinasi atau tidak, saya belum bisa memastikan, tapi itu pengalaman saya,” ujarnya. Uji klinis tahap akhir vaksin Sinovac di Indonesia 

dimulai pada Agustus bekerja sama dengan perusahaan farmasi milik negara PT Bio Farma dan Universitas Padjadjaran (Unpad). Uji klinis tersebut merupakan bagian dari uji klinis multisenter global yang dilakukan oleh empat negara yaitu Brazil, Chile, Indonesia dan Turki, dan melibatkan lebih dari 

AGENPOKER  . 

20.000 relawan. Pemerintah Indonesia telah memesan sekitar 143 juta dosis vaksin dari Sinovac dalam berbagai bentuk, mulai dari dosis siap pakai hingga vaksin curah, dengan total 1,2 juta dosis vaksin masuk 

ke Tanah Air pekan lalu. Vaksin tersebut kini disimpan di gudang PT Bio Farma di Bandung, Jawa Barat, sementara pemerintah menunggu BPOM memberikan lampu hijau untuk penggunaan darurat vaksin sebelum dapat mulai menginokulasi orang.


0 comments:

Post a Comment