Seputardalamberita:Tiga ratus lima puluh tujuh narapidana di Lapas Kelas II A Pekanbaru dinyatakan positif COVID-19, menjadikannya cluster COVID-19 terbaru di Riau. Kasus-kasus positif terungkap setelah tes usap yang dilakukan di fasilitas itu pada 26 Oktober, ketika 1.502 narapidana diuji. “Hasilnya disampaikan kepada
kami dalam dua tahap. Hasil pertama, yang kami terima pada 2 November, menunjukkan 207 narapidana positif COVID-19, dan pada 5 November kami menerima kelompok lain dari hasil tes swab yang menunjukkan 150 narapidana positif, ”Hukum dan Hak Asasi Manusia Riau Kepala agensi Ibnu Chuldun
mengatakan pada hari Jumat, menambahkan bahwa narapidana tidak menunjukkan gejala. “Kami telah [menanggapi] penyebaran COVID-19 dengan memisahkan narapidana yang sehat dari narapidana yang positif. Beberapa narapidana yang dinyatakan negatif telah dipindahkan ke [fasilitas] penahanan remaja di AGENDOMINO
Rumbai, ”katanya. Ia melanjutkan, keluarga narapidana tidak perlu khawatir, karena narapidana yang terjangkit COVID-19 telah ditangani oleh satuan tugas COVID-19 di Riau. “Setiap narapidana yang positif telah diisolasi dan dirawat selama 14 hari sebagaimana diatur dalam aturan kesehatan,” kata Ibnu.
Dia juga menambahkan, Satgas sebelumnya telah merawat narapidana di Rutan Wanita di Pekanbaru. “Sebanyak 75 dari 85 narapidana positif di pusat penahanan telah pulih. Sepuluh narapidana sudah membaik, tapi mereka masih tinggal di tempat terpisah karena masa isolasi mereka belum berakhir, ”kata
Ibnu. Penjabat Kepala Rutan Pekanbaru Alfonsus Wisnu Ardianto menambahkan, pihaknya telah menyiapkan blok isolasi khusus berkapasitas 500 orang, yang dipisahkan dari blok narapidana sehat. “Setiap narapidana yang dinyatakan positif COVID-19 diberikan vitamin untuk meningkatkan stamina.
Kami juga akan membawa mereka untuk berjemur setiap pagi, ”kata Alfonsus, seraya menambahkan bahwa pusat penahanan tidak mengizinkan kunjungan selama lima hari ke depan untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. Bulan lalu, ada 106 narapidana yang terinfeksi di Lapas Kerobokan di Badung, Bali, termasuk 84 pria. Semuanya diisolasi di Lapas Blok Kuta.







0 comments:
Post a Comment