Seputardalamberita:Maskapai nasional Garuda Indonesia telah bekerja sama dengan merek kesehatan Carex untuk mendistribusikan 100.000 perlengkapan kesehatan pribadi kepada penumpang maskapai antara 11 November hingga 15 Desember. Menurut pernyataan yang diterima oleh The Jakarta Post, perlengkapan
kesehatan pribadi akan didistribusikan di dalam negeri. penerbangan yang berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, menuju enam kota besar di Indonesia yaitu Surakarta dan Semarang di Jawa Tengah; Yogyakarta; Surabaya di Jawa Timur; Denpasar di Bali; dan Medan di
Sumatera Utara. Direktur layanan, pengembangan bisnis dan teknologi informasi Garuda Indonesia Ade R. Susardi mengatakan kerja sama tersebut sejalan dengan upaya dan komitmen maskapai untuk memberikan layanan kesehatan dan keselamatan kepada penumpang dengan secara konsisten mematuhi AGENDOMINO
protokol kesehatan di semua lini operasi. Dijuluki CarexGAuntukIndonesia, perlengkapan kesehatan ini terdiri dari barang-barang kebersihan pribadi yang diperlukan, termasuk masker wajah dan pembersih tangan. Ade berharap optimalisasi penerapan protokol kesehatan yang selama ini didukung Carex dapat
meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat terhadap keselamatan dan kenyamanan penerbangan yang ditawarkan Garuda Indonesia. Sementara itu, Managing Director PZ Cussons Asia Dimitris Kostiani mengatakan pihaknya ingin memberikan perlindungan ganda bagi keluarga Indonesia yang sering
bepergian dengan pesawat. Dia juga mendorong penumpang untuk memposting foto perlengkapan kesehatan pribadi karena perusahaan akan menyumbangkan pembersih tangan Carex 50ml untuk setiap posting. Kesehatan dan keselamatan menjadi perhatian utama bagi penumpang maskapai setelah wabah
COVID-19. Bulan lalu, ahli epidemiologi Tifauzia Tyassuma mengatakan ada risiko penularan virus di dalam kabin. “Virus bisa berkembang biak dengan cepat di lingkungan seperti kabin pesawat,” ujarnya,
seperti dikutip tempo.co. Dia menjelaskan bahwa area tertutup tanpa ventilasi dan dengan sedikit sinar matahari, seperti kabin pesawat, membuat penumpang berisiko tinggi tertular.







0 comments:
Post a Comment