Seputardalamberita:Meskipun pemerintah pusat telah memberikan opsi kepada pemerintah daerah untuk membuka kembali sekolah pada tahun 2021, studi terbaru oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan bahwa 83 persen sekolah tidak siap untuk pengajaran secara tatap muka. "Berdasarkan pantauan KPAI
dari Juni hingga November, hanya 16 persen sekolah yang siap untuk pengajaran di dalam kelas," kata Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam keterangannya, Senin, seperti dilansir kompas.com. Retno mengatakan 49 sekolah dasar dan menengah yang diamati di 21 kota dan kabupaten di delapan provinsi:AGENDOMINO
Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bengkulu, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Satuan tugas COVID-19 nasional telah meminta pemerintah daerah untuk membantu sekolah melakukan simulasi pendidikan tatap muka di bawah protokol kesehatan secara teratur selama setidaknya
satu setengah bulan sebelum siswa kembali ke kelas. “Untuk menciptakan kondisi ideal bagi pembelajaran tatap muka secara bertahap, perlu dilakukan simulasi yang melibatkan orang tua, sekolah, dan pemerintah daerah,” kata juru bicara satgas Wiku Adisasmito belum lama ini. Ia mengatakan, simulasi tersebut harus
menilai seberapa siap sekolah untuk menyediakan toilet bersih, fasilitas cuci tangan, stasiun pembersih tangan, disinfektan dan senjata termometer, dan harus menentukan apakah mereka memiliki akses ke fasilitas kesehatan yang memadai.







0 comments:
Post a Comment