Tuesday, October 20, 2020

Pandemi memberikan pukulan telak bagi energi, BUMN transportasi, kata wakil menteri


Seputardalamberita:
Krisis ekonomi yang diakibatkan oleh wabah COVID-19 telah merugikan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor energi, transportasi dan infrastruktur, kata seorang pejabat tinggi pemerintah. Wakil Menteri BUMN Kartika “Tiko” Wirjoatmodjo mengatakan bahwa BUMN di sektor energi Perekonomian 

Indonesia menyusut 5,32 persen tahun-ke-tahun (yoy) pada kuartal kedua tahun ini akibat krisis kesehatan dan diperkirakan akan mengalami kontraksi lebih lanjut pada kuartal ketiga. . Kontraksi tersebut menandai resesi ekonomi pertama negara itu sejak krisis keuangan Asia 1998. Pemerintah telah mengalokasikan Rp 

695,2 triliun (US $ 4,7 miliar) dana stimulus COVID-19 untuk memacu pemulihan ekonomi dan membiayai sistem perawatan kesehatan. Dari dana yang dialokasikan, pemerintah berencana mengucurkan dana kepada BUMN sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional, antara lain melalui 

suntikan modal negara (PMN), pinjaman dan penempatan dana, antara lain. Menurut pemaparan terakhir Kementerian Keuangan, pemerintah mengalokasikan Rp 20,5 triliun di PMN, termasuk Rp 7,5 triliun untuk BUMN konstruksi PT Hutama Karya untuk membiayai proyek tol trans-Sumatera. Perusahaan juga 

akan menyalurkan pinjaman dan investasi sebesar Rp 20,75 triliun kepada BUMN, termasuk Rp 8,5 triliun untuk PT Garuda Indonesia. Dana untuk Garuda, misalnya, akan disalurkan melalui obligasi konversi wajib (MCB) yang sudah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Juli lalu. MCB untuk maskapai AGENDOMINO 

tersebut diharapkan memiliki tenor tiga tahun, dengan perusahaan pembiayaan infrastruktur milik negara PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) diproyeksikan bertindak sebagai pembeli obligasi dan akhirnya menjadi pemegang saham perusahaan Pemerintah juga telah mengambil langkah-langkah untuk 

melakukan restrukturisasi keuangan di Garuda, menyusul kerugian perseroan tahun ini, antara lain dengan menghentikan rute domestik dan mengevaluasi kontrak sewa pesawat, kata Tiko. Tiko menambahkan, BUMN di bidang infrastruktur dan transportasi, seperti operator kereta api PT Kereta Api Indonesia 

AGENPOKER 

(KAI), operator jalan tol PT Jasa Marga, dan BUMN Waskita Karya juga pernah mengalami pandemi, dan juga akan mendapat bantuan dari pemerintah. “Jumlah penumpang kereta api hanya sekitar 15 persen dari tingkat pra pandemi, karena masyarakat masih enggan menggunakan angkutan umum,” ujarnya. Namun, penggunaan jalan tol di Jawa dan Sumatera telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir

0 comments:

Post a Comment