Saturday, September 12, 2020

Jawa Barat menawarkan rumah sakit untuk pasien COVID-19 jika Jakarta kewalahan


Seputardalamberita:
Pemerintah Jawa Barat telah menawarkan otoritas kesehatan Jakarta untuk mentransfer pasien COVID-19 ke rumah sakit di provinsi tersebut setelah sistem perawatan kesehatan ibu kota kewalahan karena lonjakan kasus yang dikonfirmasi. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan telah menyampaikan 

tawarannya kepada mitranya dari Jakarta, Anies Baswedan, dalam pertemuan virtual baru-baru ini. Tingkat okupansi rumah sakit di Jawa Barat sekitar 35 persen. “Jika [RS di] Jakarta kewalahan, kami tawarkan kepada mereka untuk menggunakan RS di Bogor, Depok, dan Bekasi,” kata Ridwan, Jumat, 

seraya menambahkan bahwa daerah harus berbuat lebih banyak untuk berkolaborasi daripada berkompetisi dalam hal penanganan wabah. Kepala manajemen fasilitas kesehatan gugus tugas COVID-19 Jawa Barat Marion Siagian mengatakan hanya 44 persen dari 4.094 tempat tidur isolasi di seluruh AGENDOMINO 

provinsi yang digunakan untuk pasien COVID-19, meskipun otoritas kesehatan mencatat peningkatan rata-rata kasus harian baru-baru ini. Menurut hitungan resmi Satgas, rata-rata terjadi 228 kasus baru di Jawa Barat dalam dua pekan terakhir. Provinsi tersebut saat ini memiliki 105 rumah sakit rujukan COVID-

19, dengan tambahan 267 rumah sakit yang memiliki fasilitas memadai untuk merawat pasien yang terinfeksi. Jakarta akan dimulai pada hari Senin, setelah mencatat lonjakan infeksi baru-baru ini. Anies mengatakan tingkat hunian tempat tidur isolasi di ibu kota telah mencapai 77 persen pada awal bulan ini. 

AGENPOKER 

Dia memperkirakan, semua tempat tidur akan habis jika Jakarta gagal menahan penyakit. Pihak berwenang masih memberlakukan pembatasan sosial berskala kecil di wilayah dengan tingkat penularan COVID-19 yang tinggi. Ridwan mengatakan, walikota atau bupati harus melamar ke Pemprov jika ingin 

memberlakukan PSBB di daerahnya masing-masing. Pada hari Jumat, Jawa Barat mencatat 272 kasus baru COVID-19 yang dikonfirmasi, dengan 286 pemulihan baru dan tujuh kematian. Jakarta, pusat COVID-19 negara, melihat 964 kasus baru, 900 pemulihan baru, dan 17 kematian.

0 comments:

Post a Comment