Seputardalamberita:Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah meminta masjid-masjid di seluruh Jakarta untuk sementara waktu menghentikan sholat massal karena ibu kota memberlakukan kembali penguncian parsial, yang juga
dikenal sebagai pembatasan sosial skala besar (PSBB), dalam dua minggu ke depan. “[Saya berharap] masjid bisa meminimalkan atau menghentikan sama sekali kegiatan yang melibatkan jamaah besar,
termasuk salat Jumat, hingga kebijakan PSBB dicabut,” kata Ketua DMI Jusuf Kalla Selasa seperti dikutip DMI mengeluarkan surat edaran terkait hal tersebut di hari yang sama. . Pemprov DKI Jakarta pada Senin AGENDOMINO
membendung penyebaran COVID-19. Ini telah mencatat jumlah kasus harian yang luar biasa dalam beberapa minggu terakhir, mengakibatkan tingkat hunian tempat tidur rumah sakit meningkat. Gubernur
Anies Baswedan mengungkapkan bahwa kota itu akan segera kehabisan tempat tidur rumah sakit jika tidak ada intervensi yang signifikan. Kalla, mantan wakil presiden, juga mendorong masjid yang terletak
di daerah padat penduduk atau daerah bertanda "merah", atau dengan risiko tinggi infeksi, dalam sistem pemetaan risiko COVID-19 ditutup sementara untuk membantu mengekang penyebaran virus corona.
Masjid yang terletak di zona aman, kata dia, masih bisa mengadakan salat berjamaah asalkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.







0 comments:
Post a Comment