Seputardalamberita:Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) mengadakan pertemuan online pada hari Selasa untuk menghormati pekerja medis yang telah kehilangan nyawa selama pertempuran melawan COVID-19. “Tenaga medis memiliki peran penting dalam memerangi COVID-19. Mereka bahkan tidak tahu kapan harus capek,
padahal mestinya capek [karena kerja yang tiada henti], ”kata Ketua PPNI Harif Fadhillah dalam acara Selasa bertajuk Pray for Nurses. “Acara ini untuk mengenang teman-teman kita yang meninggal karena virus. Kami juga ingin menghormati hidup mereka dan memberikan sedikit penghiburan untuk keluarga
mereka, ”tambahnya. Mengingat fakta bahwa satu perawat dapat memberikan perawatan medis kepada puluhan orang yang sakit, kehilangan ribuan perawat yang kompeten akan menjadi kerugian besar bagi negara, kata Harif, menyarankan pemerintah memberikan perlindungan lebih kepada pekerja medis. AGENDOMINO
Menurut data yang dicatat oleh PPNI, 78 perawat di seluruh negeri dikabarkan meninggal akibat COVID-19. “Ini kerugian yang sangat besar bagi kita semua, terutama bagi PPNI,” ujarnya. Sementara itu, hingga Minggu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat 115 kematian dokter akibat COVID-19. Juga berbicara di acara tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara dan tanggapan COVID-19 serta ketua komite
pemulihan ekonomi nasional, Erick Thohir, berjanji akan memprioritaskan tenaga medis. “Jika ditemukan vaksin COVID-19, tenaga medis akan diutamakan. Itu bagian dari strategi negara untuk memberikan perlindungan total bagi tenaga medis, ”ujarnya. Dia juga mengatakan, pemerintah akan menghasilkan sistem yang lebih baik dalam menangani pandemi COVID-19, dengan melibatkan dokter
dan perawat di pasukan gabungan. Kepala Satgas COVID-19 Doni Monardo juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. “Pikiran dan doa kami ditujukan kepada perawat, pahlawan kami, yang meninggal dalam tugasnya,” katanya. Dia melanjutkan dengan mengatakan
bahwa lingkaran Pentahelix berbasis komunitas - model yang terdiri dari pebisnis, pemerintah, komunitas, akademisi, dan media - harus dimasukkan ke dalam strategi utama negara untuk mengekang penyebaran virus. “Perawat, dokter, dan tenaga medis harus menjadi benteng terakhir dalam
memerangi pandemi ini,” tambah Doni. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Ketua MPR Bambang Soesatyo juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, memanggil para pekerja medis sebagai
pahlawan dan memuji upaya mereka. PALING DITONTON, PALING MENYENANGKAN Penduduk Gresik dipaksa menggali kuburan sebagai hukuman karena tidak memakai masker wajah Indonesia untuk menyediakan lebih banyak pusat isolasi diri untuk kasus COVID-19 ringan tanpa gejala Gerindra menunjuk keponakan Prabowo Rahayu Saraswati sebagai wakil ketua tokoh COVID-19 terbaru Indonesia







0 comments:
Post a Comment