Friday, August 14, 2020

Wilayah yang membatasi acara Hari Kemerdekaan untuk mencegah penyebaran COVID-19 lebih lanjut

Seputardalamberita:Sejumlah pemerintah daerah di seluruh negeri telah memutuskan untuk membatasi perayaan ulang tahun ke-75 Indonesia yang akan datang dan meminta warganya untuk menahan diri dari mengadakan acara yang dapat menarik banyak orang di tengah pandemi COVID-19 saat ini, yang tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. .

Pemerintah Surabaya di Jawa Timur sama sekali melarang perayaan yang biasanya melibatkan banyak orang, seperti tirakatan (tradisi yang diadakan pada malam kemerdekaan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan sebelum mengadakan upacara pengibaran bendera keesokan paginya). Seperti berbagai perlombaan yang menampilkan permainan tradisional termasuk panjat pinang (panjat tiang) dan balap karung (balap karung).AGENDOMINO

Hari Kemerdekaan Indonesia dirayakan setiap 17 Agustus, ketika warga secara tradisional mengadakan berbagai acara untuk memperingati hari jadi tersebut. Wakil Sekretaris Satgas COVID-19 Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, acara seperti berkumpul dengan banyak orang menjadi lahan subur penyebaran virus corona.

Jawa Timur baru-baru ini muncul sebagai episentrum COVID-19 baru di negara itu, setelah ibukota Jakarta, dengan total 26.979 kasus yang dikonfirmasi dan 1.967 kematian pada hari Jumat.

AGENPOKER

Cukup beresiko mengadakan tirakatan dan lomba-lomba dalam kondisi saat ini. Makanya, kami menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak mengadakan perayaan yang melibatkan banyak orang di hari kemerdekaan,” kata Irvan awal pekan ini.

Kota lain di Jawa Timur, Malang juga telah mengeluarkan larangan perayaan Hari Kemerdekaan di kompleks Balai Kota. Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan sejumlah kecil orang akan melakukan doa kecil pada malam sebelum upacara pengibaran bendera, dan akan disiarkan secara online melalui akun media sosial kota.

0 comments:

Post a Comment