Tuesday, July 14, 2020

Pandemi mengganggu distribusi makanan di seluruh negeri, kata menteri


Seputardalamberita:Gangguan logistik karena pembatasan sosial untuk mengandung COVID-19 telah mempengaruhi distribusi makanan ke banyak daerah di Indonesia, terutama bagian timur, kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Pembatasan pandemi menyebabkan penurunan jumlah kapal yang mengirimkan makanan ke Indonesia timur menjadi enam kapal per bulan dari 48 kapal per bulan pada waktu normal, menurut menteri.

Banyak yang tidak tahu bahwa kapal yang menuju ke bagian timur negara itu, termasuk Papua, yang biasanya dapat berjumlah 48 kapal sebulan, sekarang hanya bisa menjadi enam kapal setiap bulan," kata Syahrul dalam briefing virtual pada hari Senin.AGENDOMINO

Pengemudi truk yang mengantarkan makanan atau mengambil makanan dari daerah-daerah yang terpukul parah di negara itu juga harus dikarantina selama dua minggu, menambah distribusi makanan yang berkepanjangan di seluruh negeri, tambah Syahrul. Pembatasan COVID-19, yang

sekarang sedang dihapus di beberapa tempat, telah menyebabkan gangguan logistik di sepanjang rantai pasokan dengan membatasi mobilitas dalam upaya untuk menahan penyebaran virus corona, yang telah menginfeksi lebih dari 78.500 orang di seluruh negeri.

Pada awal Juni, TaniHub Group, yang menjual produk pertanian online, mengatakan kepada The Jakarta Post bahwa karantina wajib untuk pengemudi truk, yang menyebabkan keterlambatan logistik makanan, telah meningkatkan biaya operasionalnya. Ini terlepas dari pengecualian pemerintah untuk logistik makanan pada pembatasan di daerah.

AGENPOKER

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa sektor transportasi dan gudang tumbuh 1,27 persen yoy pada kuartal pertama 2020. Ini adalah langkah yang jauh lebih lambat daripada pertumbuhan tahunan 5,25 persen pada kuartal pertama 2019.

Logistik pangan yang terganggu juga dapat mempengaruhi harga pangan. Harga rata-rata bawang pada 14 Juli di Jayapura, Papua, berdiri di Rp 67.000 per kilogram tahun ini, naik lebih dari 34 persen dari Rp 49.750 pada 15 Juli tahun lalu, menurut data bulanan dari Pusat Informasi tentang Harga Pangan Strategis (PIHPS).

0 comments:

Post a Comment