Thursday, July 9, 2020
Home »
agen bandar QQ.capsasusun
,
agen bandarQ.agen bola.agent sakong
,
Agen Bola
,
Agen Bola Terpercaya
,
agen domino
,
Agen Kasino
,
agen poker
,
Agen Sbobet
,
Taruhan Bola
,
Taruhan Online Indonesia
» Menteri mengecilkan rencana untuk melibatkan TNI dalam membina kerukunan beragama
Menteri mengecilkan rencana untuk melibatkan TNI dalam membina kerukunan beragama
Seputardalamberita:Menteri Urusan Agama Fachrul Razi tampaknya telah mundur dari rencana untuk memanfaatkan sumber daya Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mempromosikan kerukunan beragama di Papua dan Papua Barat, menyusul kritik luas bahwa keterlibatannya dapat mengakibatkan lebih banyak keluhan di antara penduduk asli.
Para pengkritik mengecam menteri karena berusaha melibatkan TNI dalam urusan sipil di provinsi paling timur negara itu, yang telah menghidupkan kembali kekhawatiran akan penindasan militer dan membuat agenda reformasi keamanan diragukan.
Tetapi Fachrul mengecilkan keterlibatan TNI pada hari Selasa selama pertemuan dengan Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta. Dia bersikeras kementerian itu hanya meminta bantuan untuk memetakan logistik.AGENDOMINO
Kami ingin mencari informasi tambahan dalam upaya kami untuk meningkatkan kegiatan keagamaan di Papua, sehingga kami dapat meredakan ketegangan dengan lebih baik. Bukan niat kami untuk melibatkan TNI - kami hanya meminta masukan dari mereka, ”katanya di dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR yang mengawasi masalah sosial.
Kami akan memusatkan perhatian pada rumah ibadah dan sekolah agama. Komentar menteri berusaha untuk mengatasi kekhawatiran yang diajukan oleh sejumlah anggota parlemen.
Anggota parlemen Partai Kebangkitan Nasional (PKB) Maman Imanulhaq, misalnya, mempersoalkan pendekatan keamanan kementerian dalam mempromosikan kerukunan umat beragama dan sebagai gantinya menyarankan pendekatan berbasis dialog.
Anda memiliki unit kerja di daerah seperti KUA [kantor urusan agama] tetapi juga instruktur agama, dan mereka telah berfungsi dengan baik," kata Maman selama audiensi.
Dia mengatakan bahwa jika TNI mengambil alih mandat dari unit-unit kerja lokal ini, itu mungkin mengarah pada “keharmonisan buatan” di antara para penyembah







0 comments:
Post a Comment