Friday, July 17, 2020

Lebih banyak kematian di antara kemungkinan kasus daripada yang dikonfirmasi COVID-19 kasus di Jawa: WHO


Seputardalamberita:Jumlah kematian di antara kemungkinan COVID-19 kasus lebih tinggi daripada yang dikonfirmasi COVID-19 kasus di sebagian besar Jawa, pulau terpadat di Indonesia, ungkap Organisasi Kesehatan Dunia.

Dalam Laporan Situasi Indonesia terbaru, WHO menunjukkan bahwa dari 22 Juni hingga 12 Juli, Jakarta melaporkan 296 kematian dari kemungkinan kasus - yang sebelumnya diklasifikasikan oleh pemerintah sebagai pasien yang diawasi (PDP) dan orang yang diawasi (ODP) - atau tiga kali lebih tinggi dari 87 kematian dari kasus yang dikonfirmasi.AGENDOMINO

Selama periode yang sama, Jawa Timur melaporkan 699 kematian akibat PDP dan 64 kematian ODP, juga lebih tinggi dari 491 kematian pasien COVID-19 di provinsi tersebut. Sementara itu, Jawa Tengah dan Banten, masing-masing mencatat 325 dan 25 kematian akibat PDP, sementara jumlah

kematian di antara pasien COVID-19 di wilayah masing-masing adalah 276 dan lima. Kematian di antara pasien di bawah pengawasan [PDP] telah jauh lebih tinggi daripada kematian di antara COVID-19 kasus yang dikonfirmasi di sebagian besar provinsi di Jawa, "kata WHO, mengutip data yang dilaporkan oleh enam provinsi.
AGENPOKER

Java, sebuah pulau berpenduduk 141 juta orang, saat ini memiliki hampir 60 persen dari total kasus COVID-19 di Indonesia, WHO mencatat.

Penghitungan resmi infeksi COVID-19 di negara ini mencapai 83.130 nasional pada hari Jumat, 47.532 kasus di antaranya tercatat di enam provinsi di Jawa.

Selama beberapa bulan terakhir, kelompok relawan yang melakukan crowdsourcing data terkait COVID-19 telah mengungkapkan bahwa kematian di antara PDP dan ODP memang lebih tinggi daripada kematian kasus positif COVID-19, meskipun jumlah pastinya tidak pernah diumumkan secara publik oleh pemerintah.

0 comments:

Post a Comment