Seputardalamberita:Sebuah perusahaan farmasi Italia-Swiss telah setuju untuk memproduksi vaksin Sputnik V Rusia di Italia, kesepakatan serupa pertama di Uni Eropa, sebuah badan perdagangan mengatakan Selasa. "Vaksin akan diproduksi mulai Juli 2021 di (perusahaan farmasi) pabrik Adienne di Lombardy," Italia utara, juru bicara
Kamar Dagang Italia-Rusia, Stefano Maggi, mengatakan kepada AFP. "Sepuluh juta dosis akan diproduksi antara 1 Juli dan 1 Januari 2022," tambahnya, menggambarkannya sebagai "kesepakatan pertama di tingkat Eropa untuk produksi vaksin Sputnik di wilayah UE". Beberapa negara Uni Eropa sudah mulai
mendistribusikan Sputnik V, tetapi belum mendapat persetujuan dari regulator obat-obatan di blok tersebut. Pekan lalu, European Medicines Agency yang berbasis di Amsterdam meluncurkan tinjauan bergulir terhadap vaksin Sputnik V, sebuah langkah penting untuk disetujui sebagai suntikan non-Barat
pertama yang digunakan untuk melawan virus corona di seluruh blok 27 negara. "Jika vaksin tidak diizinkan di Eropa pada 1 Juli, dosis yang diproduksi (di Italia) akan dibeli oleh dana pemerintah Rusia
dan didistribusikan di negara-negara di mana vaksin Sputnik diizinkan," kata Maggi. Kementerian kesehatan Italia, yang dihubungi AFP, menolak mengomentari kesepakatan itu, sementara Adienne belum bisa dihubungi. UE sejauh ini telah mengesahkan tiga vaksin: jab Pfizer / BioNTech AS-Jerman, suntikan
Moderna dari perusahaan AS, dan vaksin AstraZeneca / Oxford Inggris-Swedia. Sudah diatur untuk memutuskan vaksin Johnson & Johnson sekali pakai pada 11 Maret, sementara suntikan oleh Novavax dan CureVac juga sedang ditinjau.







0 comments:
Post a Comment