Seputardalamberita:Ledakan di luar katedral Katolik di Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad menyebabkan 14 korban jiwa, kata Polri. Media lokal melaporkan bahwa jemaah baru saja selesai merayakan misa Minggu di dalam gereja dan warga lainnya berkumpul di sekitar Lapangan Kerbosi saat ledakan terjadi. Rekaman berita
menunjukkan polisi telah mengatur penjagaan di sekitar gereja dengan mobil rusak yang diparkir di dekatnya. "Kami sedang menyelesaikan kebaktian dan orang-orang akan pulang ketika itu terjadi," kata seorang pendeta dari katedral, yang diidentifikasi sebagai Willem, kepada Metro TV. Willem
menambahkan bahwa seorang jemaah telah mencoba untuk mencegah apa yang dia gambarkan sebagai "pelaku bom bunuh diri" memasuki gereja.
Ada dua orang yang mengendarai sepeda motor saat ledakan terjadi di gerbang utama gereja - para pelaku mencoba memasuki kompleks tersebut, "kata juru bicara Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono. Laporan
media setempat menyebutkan salah satu tersangka pembom tewas dalam insiden itu, meskipun ini belum dikonfirmasi. Gereja-gereja telah menjadi sasaran di masa lalu oleh para ekstremis di Indonesia, negara
mayoritas Muslim terbesar di dunia. Pada 2018, belasan orang tewas ketika sebuah keluarga pelaku bom bunuh diri meledak diri di gereja-gereja selama kebaktian Minggu di Surabaya, Jawa Timur.







0 comments:
Post a Comment