Seputardalamberita:Kebakaran di kilang minyak Balongan yang dioperasikan oleh perusahaan minyak dan gas milik negara PT Pertamina tidak merusak kemampuan pengolahan kilang tersebut, kata Chief Executive Officer Pertamina Nicke Widyawati dalam jumpa pers, Senin. Api yang meletus pada dini hari Senin, melukai
lima orang dan memaksa 950 warga mengungsi difokuskan pada tangki kilang, tanpa merusak pabrik pengolahan, kata Nicke seperti dikutip dari Reuters. Saat kilang ditutup untuk memadamkan api, perusahaan mengatakan di sana berharap operasi dapat kembali normal dalam lima hari ke depan.
Kebakaran besar terjadi di salah satu kilang minyak terbesar di negara itu setelah ledakan besar mengubah kompleks yang luas itu menjadi neraka yang mengamuk. Petugas pemadam kebakaran berjuang untuk memadamkan api di kilang Balongan di Jawa Barat, yang dioperasikan oleh perusahaan minyak negara
Pertamina, saat asap hitam membumbung tinggi ke langit. Sedikitnya lima orang terluka parah dan sekitar 1.000 warga setempat dievakuasi dari lokasi kejadian setelah kebakaran terjadi Senin dini hari. Badan penanggulangan bencana setempat mengatakan satu orang tewas akibat serangan jantung setelah ledakan.
Sekitar 15 orang terluka ringan dan pihak berwenang mengatakan mereka sedang memeriksa keberadaan tiga orang lainnya. "Untuk mencegah penyebaran api, kami telah menghentikan operasi ... dan berupaya
menangani kobaran api," kata Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam sebuah pernyataan, dikutip oleh AFP. Penyebab kebakaran tidak jelas, tetapi perusahaan mengatakan kobaran api terjadi saat
badai petir. Pertamina mengatakan, pihaknya tidak menyangka kebakaran tersebut akan mengganggu pasokan bahan bakar karena banyaknya stok yang dimilikinya. Kilang yang luas itu berada sekitar 200 kilometer (120 mil) di timur ibu kota Jakarta.







0 comments:
Post a Comment