Seputardalamberita:Para pemimpin dan pejabat dunia telah menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada Indonesia dan keluarga korban tragedi Sriwijaya Air Penerbangan SJ182, yang jatuh dan membawa 62 orang di dalamnya pada hari Sabtu. Dalam kunjungannya baru-baru ini ke Jakarta, Menteri Luar Negeri China
Wang Yi mengatakan dalam konferensi pers bahwa negaranya berdiri bersama rakyat Indonesia, menggambarkan tragedi itu sebagai "insiden yang tidak menguntungkan". “Saya ingin menyampaikan belasungkawa dan simpati yang terdalam sekali lagi kepada keluarga atas kehilangan orang yang mereka
cintai akibat jatuhnya pesawat penumpang Indonesia,” katanya, Rabu. Hari Minggu sebelum kunjungan Wang Yi, Presiden China Xi Jinping menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia melalui Presiden Joko “Jokowi” Widodo, mengatakan bahwa dia terkejut dan sedih dengan tragedi mematikan tersebut.
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban, keluarga dan masyarakat Indonesia atas insiden yang menghancurkan tersebut. “Kami dengan tulus berdoa untuk kelancaran upaya pencarian dan penyelidikan di lapangan. Korea akan selalu mendukung Indonesia,
”katanya dalam surat kepada Jokowi, Rabu, yang disediakan oleh Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta. Pemerintah Korea Selatan mengerahkan kapal penelitian yang disebut ARA. Dioperasikan oleh Pusat Riset Kerjasama Teknologi Kelautan Korea-Indonesia (MTCRC) di Cirebon, Jawa Barat, pihaknya
membantu pencarian jenazah di lokasi bangkai pesawat Boeing 737-500. Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) dibantu oleh TNI AL dan badan lainnya, masih melakukan operasi
sedalam lutut untuk menemukan perekam suara kokpit pesawat yang hilang dan jejak para korban. Pada hari Selasa, penyelam telah berhasil mengambil perekam data penerbangan pesawat - juga dikenal sebagai kotak hitam - yang mencatat informasi tentang mesin, posisi kontrol dan parameter penerbangan penting
lainnya sebelum pesawat jatuh. Data kotak hitam dapat membantu menjelaskan 90 persen dari semua kecelakaan, menurut pakar penerbangan.







0 comments:
Post a Comment