Seputardalamberita:Filipina mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah memperpanjang hingga akhir bulan ini larangan perjalanan bagi orang asing dari Jepang dan negara-negara lain di mana varian baru dari virus korona yang mungkin lebih menular telah dikonfirmasi. Perpanjangan dua minggu itu dilakukan ketika
negara Asia Tenggara itu berjuang keras untuk mengatasi pandemi menyusul pengumumannya pada hari Rabu bahwa varian seperti itu telah terdeteksi di negara itu untuk pertama kalinya. Larangan tersebut, yang mulai berlaku pada 30 Desember dan akan berakhir Jumat, awalnya menargetkan 20 negara dan
wilayah tetapi sejak itu meluas ke 33 negara dan wilayah, termasuk China daratan. Departemen Kesehatan mengatakan pada Rabu bahwa mereka mendeteksi virus baru yang menyebar di Inggris dari seorang Filipina yang kembali dari Uni Emirat Arab pekan lalu. Sementara itu, Food and Drug Administration
negara itu pada Kamis menyetujui vaksin Pfizer-BioNTech untuk penggunaan darurat, menjadikannya vaksin COVID-19 pertama yang disetujui di negara tersebut. Diharapkan segera tiba, mungkin pada bulan Februari. Pada hari Rabu, Biotek Sinovac China mengajukan permohonan kepada regulator obat untuk
penggunaan darurat vaksinnya di Filipina, menurut media lokal. Pemerintah berencana memperoleh 25 juta dosis vaksin China, 50.000 di antaranya dijadwalkan tiba pada 20 Februari, kata media tersebut. Filipina telah mencatat total 496.646 kasus virus pada hari Jumat, termasuk 9.876 kematian.







0 comments:
Post a Comment