Seputardalamberita:Seorang bintang media sosial Rusia dengan jutaan pengikut telah diusir dari Bali karena mengadakan pesta di pulau liburan Indonesia yang melanggar aturan virus, kata pihak berwenang Senin. Deportasi Sergey Kosenko terjadi beberapa hari setelah pejabat Bali mengirim pulang pasangan gay Amerika setelah
para wanita menyebut pulau itu "ramah aneh" dalam tweet yang menjadi viral, dan mendorong orang asing untuk datang dan tinggal di sana selama pandemi. Kosenko, 33, dimasukkan ke dalam pesawat
menuju Moskow pada Minggu dan akan dilarang kembali setidaknya selama enam bulan. "Kami mengambil tindakan administratif terhadap Sergey dalam bentuk deportasi," kata pejabat pengadilan Bali
Jamaruli Manihuruk. Kosenko, yang memiliki hampir lima juta pengikut di Instagram, menjadi berita utama pada bulan Desember setelah dia memposting video dirinya dan seorang wanita yang mengendarai sepeda motor dari dermaga. Pejabat imigrasi menentangnya setelah dia memposting video lain dari pesta
yang dia adakan bulan ini di sebuah hotel lokal yang melanggar protokol kesehatan yang melarang pertemuan besar, kata pihak berwenang. Lebih dari 50 orang hadir meskipun ada pembatasan. Kosenko juga telah menyalahgunakan visa pengunjungnya dengan melakukan bisnis selama berada di pulau itu,
tambah mereka. Kosenko berasal dari Smolensk, sebuah kota di barat ibu kota Rusia, menurut media sosialnya, di mana dia mengecam deportasinya sebagai "keterlaluan". "Jika di Rusia hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya, di sini tidak ada undang-undang sama sekali," tulis Kosenko.







0 comments:
Post a Comment