Wednesday, December 16, 2020

Rumah sakit di Jawa Tengah mencari lebih banyak perawat, dokter


Seputardalamberita:
Pemerintah Jawa Tengah sedang mencari setidaknya 914 perawat dan 26 dokter lain untuk bekerja di rumah sakit COVID-19 di provinsi tersebut, selain menyediakan tempat tidur tambahan untuk fasilitas isolasi dan unit perawatan intensif, karena terus memerangi pandemi. Gubernur Jawa Tengah Ganjar 

Pranowo mengatakan hingga Ahad, 64 rumah sakit di wilayah tersebut telah meminta tambahan tenaga medis, yakni 914 perawat - 629 untuk fasilitas isolasi dan 285 untuk unit perawatan intensif (ICU) - dan 26 dokter, terdiri dari 21 untuk fasilitas isolasi. dan lima untuk ICU. “Kami masih mengerjakannya. Kami 

bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia [IDI] dan Persatuan Perawat Indonesia [PPNI], ”kata Ganjar, Senin, seperti dikutip kompas.id. Beberapa pekan lalu, sejumlah rumah sakit COVID-19 di Jawa Tengah dikabarkan beroperasi dengan kapasitas penuh. Rumah sakit tersebut berlokasi di Kota Surakarta, AGENDOMINO

Kabupaten Wonosobo dan di beberapa bagian Kota Semarang. Untuk mengatasi kekurangan tempat tidur dan kamar provinsi, gubernur mengatakan pemerintah telah meningkatkan kapasitas tempat tidur di fasilitas isolasi di rumah sakit tingkat atas menjadi 1.320 tempat tidur dari 1.176 tempat tidur yang 

sebelumnya tersedia, dan menjadi 132 tempat tidur dari 99 di ICU. Sementara itu, rumah sakit lapis kedua kini memiliki 2.723 tempat tidur dari sebelumnya 2.374 tempat tidur yang tersedia di fasilitas isolasi, dan 268 tempat tidur ICU dari 185 sebelumnya. “Sedangkan untuk rumah sakit tingkat tiga, kami sekarang 

memiliki 6.978 tempat tidur di bangsal isolasi, dari sebelumnya 2.388 tempat tidur, sementara di ICU, kami memiliki 415 tempat tidur, sebelumnya kami memiliki 153 tempat tidur, ”kata Ganjar. Hingga Senin, gugus tugas COVID-19 Jawa Tengah telah mencatat lebih dari 72.000 kasus yang dikonfirmasi, termasuk 

lebih dari 10.000 pasien masih dalam perawatan, lebih dari 57.000 pemulihan, dan setidaknya 4.400 kematian. Pada hari Senin saja, provinsi tersebut melihat 1.554 kasus baru.

0 comments:

Post a Comment