Thursday, December 31, 2020

Kementerian Luar Negeri memulangkan 5 pelaut Indonesia yang terdampar, satu mayat


Seputardalamberita:
Kementerian Luar Negeri telah memulangkan lima pelaut Indonesia yang terdampar dan telah menemukan jasad lainnya yang meninggal di atas kapal penangkap ikan China pada November. Mereka tiba di Galang Baru, Batam, di provinsi Kepulauan Riau, Rabu. Kelima pelaut tersebut dipulangkan karena kontrak mereka untuk bekerja di kapal penangkap ikan China telah habis. Proses repatriasi dimulai 

setelah agen kepegawaian pekerja migran PT Puncak Jaya Samudera melaporkan kematian seorang ABK Indonesia bernama Wendi Setia Pratama karena penyakit yang tidak ditentukan kepada Direktorat Perlindungan Warga Kementerian. Direktur perusahaan, Herman Suprayogi, mengatakan Wendi yang 

berusia 25 tahun meninggal dunia pada 16 November lalu saat kapal tempatnya bekerja berada di perairan Oman. “Kami perlu mengembalikan jenazahnya ke Indonesia karena Kementerian Luar Negeri telah melarang penguburan di laut karena dianggap tidak etis di negeri ini, Dia mengatakan bahwa pihak 

perusahaan berencana mengembalikan jenazah Wendi melalui Oman tetapi negara tidak mau menerima. jenazah warga negara asing. “Akhirnya kami putuskan untuk meminta bantuan Kementerian Luar Negeri dan juga untuk memulangkan awak kapal lainnya yang kontraknya sudah habis,” kata Herman. Jenazah Wendi akan diotopsi di RS Bhayangkara Batam, Kepulauan Riau, untuk ditentukan penyebab 

kematiannya. Kelima pelaut lainnya, Jeni Kamaluddin (26), Muhammad Abdal (22), Saiful Lukman (22), Rusdiana (29), dan Samfarid Fauzi (33), telah menjalani tes PCR dan akan dikarantina selama lima hari di tempat penampungan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) di Batam. Herman mengatakan itu 

adalah kali kedua pelaut Indonesia dipulangkan melalui Batam, setelah 155 pelaut yang terdampar dipulangkan pada April lalu. ry mengatakan enam awak telah kembali ke negara itu dengan kapal yang disebut Hai Ji Li setelah terdampar selama berbulan-bulan di Laut Arab. Orang-orang yang kembali bekerja di tiga kapal berbeda: Han Rong 369, Han Rong 361, dan Han Rong 265.

0 comments:

Post a Comment