Seputardalamberita:Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menetapkan target produksi batu bara Indonesia sebesar 550 juta ton untuk tahun depan, angka yang tidak berubah dari tahun ini, akibat pandemi yang merajalela. Direktur bisnis batu bara Kementerian Energi Sujatmiko mengatakan kepada wartawan di
Pameran Virtual Batubara dan Mineral 2020 pada hari Kamis bahwa target tahun depan "memperhitungkan pemulihan ekonomi, setelah pandemi COVID-19, baik untuk pasar domestik maupun ekspor." Kata-katanya mencerminkan sentimen banyak analis bahwa, meskipun permintaan dan harga batu AGENDOMINO
bara global diperkirakan akan pulih mulai tahun depan, mereka tidak akan mendekati level 2019, ketika dunia sebagian besar bebas virus corona. Menurut laporan prospek komoditas Oktober Bank Dunia, harga batu bara internasional akan berada di $ 57 per ton antara tahun 2020 dan 2021, jauh lebih rendah dari
rata-rata $ 78,3 per ton tahun lalu. Harga akan terus turun hingga 2030. Sujatmiko menambahkan, produksi batu bara hingga 10 Desember tahun ini mencapai 513,6 juta ton atau 93 persen dari target 2020. Pemerintah tetap bertekad untuk memenuhi target produksi batu bara tahun ini, meski permintaan
menurun. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) sebelumnya mengatakan pihaknya memperkirakan permintaan batu bara benar-benar mulai pulih pada paruh kedua tahun depan, dengan asumsi sebagian besar dunia berhasil mendistribusikan vaksin COVID-19 pada saat itu.







0 comments:
Post a Comment