Sunday, December 27, 2020

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menambah rumah sakit rujukan COVID-19


Seputardalamberita:
Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah kasus COVID-19, Dinas Kesehatan DKI Jakarta berencana menambah rumah sakit rujukan COVID-19 di ibu kota. “Nanti beberapa rumah sakit akan diubah menjadi RS rujukan COVID-19,” kata Kepala Unit Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Badan itu, Dwi 

Oktavia, seperti dikutip, Sabtu. Dia melanjutkan, rumah sakit yang dipilih harus melakukan beberapa persiapan sebelumnya, seperti merancang sistem zonasi untuk memisahkan pasien COVID-19 dari pasien lain. “Rumah sakit harus mengatur sistem aliran untuk tenaga medis maupun pasien. Perlu ada fasilitas 

lain bagi pasien COVID-19 untuk memisahkannya dari yang biasa, ”kata Dwi. Selain menyiapkan fasilitas baru, rumah sakit terpilih juga harus menyediakan tenaga kesehatan yang khusus menangani pasien COVID-19. Dwi menegaskan, tenaga medis yang ditunjuk untuk merawat pasien yang terinfeksi tidak 

diperbolehkan merawat pasien lain. Hingga saat ini, terdapat 98 rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta, 90 di antaranya ditunjuk oleh gubernur melalui SK Gubernur, delapan di antaranya dipilih oleh Kementerian Kesehatan. Dwi menjelaskan, rumah sakit rujukan tersebut sudah menambahkan tempat tidur 

baru untuk menampung pasien COVID-19. Hingga Jumat, ada 6.984 tempat tidur yang tersedia di rumah sakit COVID-19 di seluruh ibu kota, 321 di antaranya merupakan tambahan terbaru. Badan tersebut sebelumnya memperkirakan bahwa Jakarta akan kehabisan tempat tidur rumah sakit untuk pasien 

COVID-19 pada bulan Desember karena kasus terus meningkat dengan cepat. Untuk mencegah hal itu terjadi, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti berjanji akan menambah kapasitas tempat tidur, serta jumlah tenaga medis untuk memaksimalkan upaya mitigasi COVID-19 kota. Pemprov DKI 

juga telah merekrut lebih dari 1.000 tenaga kesehatan dari provinsi lain di Jawa, Sumatera, Nusa Tenggara dan Papua, yang terdiri dari ahli paru, internis, radiografer, dan perawat. Rekrutmen baru telah diseleksi dari total 4.859 pelamar, dan ditugaskan di sejumlah fasilitas kesehatan di Jakarta. Jika 

Indonesia menghadapi lonjakan besar kasus COVID-19, Kementerian Kesehatan juga berencana menambah lebih banyak kamar rumah sakit untuk pasien yang terinfeksi.

0 comments:

Post a Comment