Wednesday, October 28, 2020

Meningkatnya jumlah limbah medis yang ditemukan di Sungai Cisadane


Seputardalamberita:
Jumlah limbah medis yang ditemukan di Sungai Cisadane semakin meningkat sejak dimulainya pandemi COVID-19, kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Tangerang Dedi Suhada. “Para aktivis lingkungan kita sering menemukan [limbah medis] di Sungai Cisadane yang mengalir melalui 

Tangerang,” kata Dedi, Rabu, seperti dikutip “Berbagai macam [ditemukan limbah medis], seperti jarum suntik dan masker. Kita tanggapi itu, ”ujarnya. Ia menduga sampah itu berasal dari daerah hulu, mengingat Kota Tangerang merupakan yurisdiksi keempat yang dilalui perairan Cisadane. Sungai sepanjang 126 

kilometer itu mengalir melalui empat wilayah dua provinsi, yakni Kabupaten Bogor di Kabupaten Bogor. Kota Jawa Barat dan Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang di Banten. Dedi menambahkan, temuan tersebut sudah dilaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan 

akan diteliti pihak kementerian. “Kami sudah berkoordinasi dengan [kementerian] dan melaksanakannya. pantau. Kita tunggu hasilnya nanti, ”kata Dedi berharap agar masyarakat yang membuang limbah medis ke sungai segera terungkap. Dedi juga mengatakan, berharap seluruh pemangku kepentingan di daerah 

yang dilintasi Sungai Cisadane memperhatikan. "Kami berharap semua pemangku kepentingan di empat wilayah memiliki kepedulian yang sama terhadap masalah ini dan akan bertanggung jawab," katanya. Sebelumnya, Reuters melaporkan hal itu, menurut H Kementerian Kesehatan 1.480 ton limbah medis 

COVID-19 diproduksi di seluruh negeri dari Maret hingga Juni - dan kementerian tersebut mengakui bahwa negara itu tidak memiliki fasilitas perawatan tetapi sedang mengerjakan solusi.AGENDOMINO

Peraturan baru baru saja disahkan yang mencakup pedoman seputar pengolahan limbah medis di setiap fasilitas kesehatan, "kata pejabat kementerian Imran Agus Nurali. Sebagian besar fasilitas kesehatan di Indonesia, termasuk rumah sakit, saat ini mengandalkan pihak ketiga untuk membakar limbahnya. Meski 

AGENPOKER 

jutaan orang mengungsi. diberitahu untuk menggunakan masker wajah, sedikit panduan telah diberikan tentang cara membuang atau mendaur ulangnya dengan aman. Dan ketika negara-negara mulai mencabut 

pembatasan mobilitas, miliaran masker akan dibutuhkan setiap bulan secara global. Tanpa praktik pembuangan yang lebih baik, bencana lingkungan akan mengancam , The Conversation melaporkan pada bulan Agustus.

0 comments:

Post a Comment