Seputardalamberita:Daerah-daerah di seluruh nusantara bersiap menyambut wisatawan untuk akhir pekan yang panjang di akhir bulan sambil menjauhkan virus corona. Berkat hari libur nasional, banyak orang akan mendapatkan lima hari libur, dari 28 Oktober hingga 1 November, dan tidak semua akan tinggal di rumah. Langkah-
langkah pengamanan dalam aktivitas crowd-draw dianggap penting untuk menghindari lonjakan kasus COVID-19 lagi, karena kluster virus baru biasanya muncul setelah hari libur. Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pihaknya membatasi jumlah penduduk di destinasi wisata hingga 50 persen dari kapasitas
masing-masing situs. “Kita perlu pantau dengan seksama pelaksanaan pembatasan kapasitas yang ditetapkan 50 persen,” kata Ade, Sabtu. Sesuai SK Bupati Bogor, Pemkab mengizinkan beroperasi destinasi wisata alam dan non alam dengan batasan tertentu, termasuk di jumlah tamu, selama pandemi.
Keputusan tersebut juga membatasi jam operasional untuk tujuan wisata non-alam dan / atau luar ruangan antara pukul 6 pagi hingga 6 sore, dan membatasi jumlah peserta dalam crowdpuller, resepsi atau pertemuan maksimal 150 orang. Karenanya, jika penyelenggara destinasi wisata mengadakan festival, AGENDOMINO
acara tersebut maksimal hanya bisa diikuti oleh 150 peserta. Ade melanjutkan, yang penting semua pihak mematuhi aturan yang ketat tersebut, karena pengunjung cenderung memadati tempat wisata kabupaten di kawasan dataran tinggi Puncak, misalnya saat akhir pekan yang panjang. “Setiap orang perlu menahan
diri. Dibutuhkan pemerintah dan masyarakat untuk mengerjakan ini, jadi kami tidak akan memiliki cluster COVID-19 baru di masa mendatang, "kata Ade, yang mengepalai satuan tugas COVID-19 Kabupaten Bogor. Sementara di Jawa Tengah, pemerintah telah menyiapkan posko pemantauan di sejumlah destinasi
wisata. Situs tersebut adalah air terjun Tawangmangu, Kecamatan Bandungan dan Desa Semilir di Kabupaten Semarang serta objek wisata Belik dan Owabong di Banyumas, dataran tinggi Dieng di perbatasan Wonosobo dan Banjarnegara, Gunung Sikunir di Wonosobo dan Candi Arjuna di Banjarnegara.







0 comments:
Post a Comment