Seputardalamberita:Operator bandara milik negara Angkasa Pura (AP) I mengumumkan pada hari Senin bahwa 26 perusahaan asing dan lokal telah lulus tahap prakualifikasi saat mereka berupaya untuk mengikuti perombakan dan pengoperasian Bandara Internasional Lombok. Perusahaan terpilih akan merancang dan
mengimplementasikan proses desain, pembangunan, keuangan, pengoperasian dan transfer (DBFOT) bandara dengan masa konsesi selama 30 tahun. Nilai proyek diperkirakan mencapai Rp 10,3 triliun (hampir US $ 700 juta) dan akan mengadopsi skema biaya penggunaan untuk mengembalikan investasi.
Kami sangat mengapresiasi antusiasme 26 calon mitra strategis, yang merupakan salah satu operator bandara terbaik dunia dan perusahaan infrastruktur terbaik di Indonesia. Semuanya memiliki komitmen untuk bekerja sama mengembangkan Bandara Internasional Lombok, ”kata Presiden Direktur AP I Faik AGENDOMINO
Fahmi dalam keterangannya, Senin. Perusahaan asing yang lolos proses prakualifikasi antara lain Royal Schipol Group dari Belanda, Bandara Incheon Korea Selatan, Bandara Changi Singapura, Malaysia Airports Holdings Berhad, Bandara Munich Jerman, Bandara Vinci Prancis, dan China Construction.
Sedangkan perusahaan lokal yang lolos tahap yang sama adalah BUMN konstruksi Adhi Karya dan Waskita Karya serta swasta Astra Infra. Bandara Internasional Lombok sedang mengalami ekspansi besar-besaran untuk menggandakan kapasitas penumpang dari 3,5 juta menjadi 7 juta. Landasan pacu bandara
juga diperluas dari 2.750 meter menjadi 3.300 m, memungkinkan pesawat berbadan lebar seperti Boeing 747-400 untuk mendarat. Infrastruktur lain, seperti tempat parkir pesawat dan apron, juga sedang direnovasi untuk meningkatkan kapasitas bandara. proses, yaitu pembicaraan terperinci dengan AP I
mengenai proposal proyek mereka. Hasil akhir prakualifikasi dijadwalkan akan diumumkan pada 29 Januari, menurut siaran pers dari AP I.aanwijzing Perusahaan-perusahaan yang saat ini berada di dalam apa yang disebut The Mandalika Special Economic Zone (SEZ) di Pulau Lombok terdaftar sebagai salah
satu fasilitas pemerintah. lima destinasi super prioritas, dalam program yang bertujuan menjadikan pariwisata sebagai pendorong baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pulau ini akan menjadi tuan rumah acara MotoGP yang bergengsi setelah mendapatkan kesepakatan dengan Dorna Sports,
pemegang hak MotoGP, untuk slot balapan di musim 2021. Kesepakatan itu ditandatangani pada Januari 2019 oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), perusahaan milik negara yang bertanggung jawab untuk mengembangkan KEK Mandalika.







0 comments:
Post a Comment