Seputardalamberita:Penguncian sebagian di ibu kota akan berlangsung selama dua minggu seperti biasa, kata Gubernur Jakarta Anies Baswedan, meskipun upaya lebih lanjut untuk mengatasi pandemi diperkirakan akan memakan waktu lebih lama. Pembatasan sosial skala besar (PSBB) akan diberlakukan kembali pada hari
Senin dan mungkin akan dicabut pada 28 September. “Tapi saya harus menekankan: Jangan berharap pandemi akan berakhir hanya dalam dua minggu. Tidak akan. Jika tingkat tinggi [penularan COVID-19] ini tidak melambat, [PSBB] akan terus berlanjut, "kata gubernur, Jumat. Setelah melonggarkan
pembatasan pada pertengahan Juni, Anies mengumumkan pada hari Rabu bahwa kota itu akan mengambil tindakan setelah Jakarta melihat lonjakan terus menerus dalam kasus COVID-19 dalam beberapa minggu terakhir, menyebut situasi tersebut "mengkhawatirkan". ke pemerintah kota, kasus COVID-19 Jakarta AGENDOMINO
melonjak dari 7.980 menjadi 11.810 dalam 10 hari pertama bulan September saja. Sedangkan sudah mencapai 77 persen. Otoritas kesehatan juga telah mengkonfirmasi 2.717 kematian akibat virus korona baru di Jakarta pada hari Jumat. “Penting bagi kami untuk tetap di rumah selama dua minggu ke depan.
Dengan tinggal di rumah mudah-mudahan bisa mengurangi penularan, ”kata Anies mengimbau pelaku usaha membatasi aktivitasnya di ruang kantor. Presiden Joko “Jokowi” Widodo menanggapi pengumuman tersebut dengan mengatakan bahwa penguncian sebagian harus tentang apakah mereka harus mengikuti
Jakarta dalam memberlakukan kembali pembatasan COVID-19 yang lebih ketat. Pakar kesehatan dan transportasi mengatakan periode PSBB lagi di Jakarta tidak ada gunanya jika pembatasan tidak diterapkan di daerah sekitarnya, mengingat mobilitas lintas daerah masih tinggi.







0 comments:
Post a Comment