Sunday, September 13, 2020

Jakarta akan melanjutkan PSBB penuh pada Senin, Anies menegaskan


Seputardalamberita:
Gubernur Jakarta Anies Baswedan telah mengkonfirmasi bahwa ibu kota akan kembali ke pembatasan sosial skala besar (PSBB) penuh pada hari Senin, meskipun dengan beberapa relaksasi, setelah berbulan-bulan "PSBB transisi". Gubernur mengatakan pada konferensi pers pada hari Minggu bahwa tindakan 

tersebut akan berlangsung selama dua minggu dan dapat diperpanjang. “Kami merasa perlu mengambil langkah yang lebih tegas agar kenaikan kasus [COVID-19] di Jakarta bisa dikendalikan,” ujarnya. Sekolah, lokasi wisata, tempat rekreasi, taman umum, fasilitas olah raga umum, pernikahan, seminar dan 

konferensi akan ditutup atau ditangguhkan selama dua minggu. Tempat kerja di 11 sektor penting - termasuk kesehatan, makanan, energi, komunikasi, keuangan, logistik, dan pengecer kebutuhan sehari-hari - akan diizinkan untuk tetap buka dengan kapasitas 50 persen, sementara perusahaan di luar sektor ini 

harus menerapkan kebijakan kerja dari rumah dan mengizinkan tidak lebih dari 25 persen karyawan mereka bekerja di kantor pada waktu yang sama. “Cluster banyak ditemukan di perkantoran. Makanya fokus utama kami adalah pada pembatasan di area perkantoran,” kata Anies. Pasar dan mal tradisional AGENDOMINO 

akan diizinkan untuk beroperasi dengan kapasitas 50 persen dari kapasitas pengunjung, tetapi restoran dan kafe hanya akan diizinkan untuk menyediakan pesan antar dan pengiriman, kata Anies. Berbeda dengan kebijakan PSBB semula yang diberlakukan pada April lalu, tempat ibadah di kawasan pemukiman dan 

AGENPOKER 

kompleks perumahan akan tetap dibuka dengan kapasitas 50 persen. Rumah ibadah yang lebih besar dan yang berada di zona merah COVID-19 harus ditutup. Jika ditemukan kasus yang terkonfirmasi di salah satu lokasi tersebut, kata Anies, gedung tersebut harus ditutup setidaknya selama tiga hari. Anies 

menambahkan, pasien COVID-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala tidak akan lagi diizinkan untuk mengisolasi diri di rumah dan harus dikarantina di fasilitas pemerintah mulai Senin. Angkutan umum akan dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas penumpang dan kebijakan lalu lintas plat nomor ganjil genap akan 

ditangguhkan selama PSBB. Peraturan Dinas Perhubungan yang terpisah akan mengatur lebih lanjut ojek berbasis aplikasi, tetapi Anies mengatakan mereka akan tetap diizinkan untuk membawa penumpang asalkan mereka mematuhi protokol kesehatan.

0 comments:

Post a Comment