Seputardalamberita:Hujan deras selama dua hari menyebabkan banjir di Kecamatan Merbau Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara, pada Minggu, menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan memaksa ratusan warga
mengungsi. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuhan Batu Utara, banjir mendorong sekitar 600 keluarga mengungsi. "Pagi ini masih hujan, sehingga air banjir belum surut, warga
masih tinggal bersama kerabat dan di tempat yang lebih aman," kata Kepala Logistik BPBD Labuhan Batu Utara Sukardi, Minggu. Desa Simpang Empat, Marbau Selatan, Belongkut, Lobu Rampah dan Tubiran, AGENDOMINO
serta Kecamatan Marbau terkena dampak banjir yang parah. Sukardi menambahkan, sedikitnya 80 rumah dan beberapa kendaraan rusak. Sementara itu, sekolah, rumah ibadah dan bangsal bersalin desa juga
terkena dampak bencana. Banjir juga membunuh beberapa ternak warga, seperti kambing dan ayam. “Beberapa dapur darurat telah didirikan untuk membantu warga,” katanya seraya menambahkan bahwa
TNI dan Polri telah bekerja sama dengan BPBD dalam proses evakuasi. Menurut warga Simpang Empat Syahrief, banjir terjadi setiap tahun saat musim hujan. Syarief mengungkapkan kekesalannya atas
kurangnya tindakan pencegahan dari pemerintah. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi haruskah kita menunggu sampai ada yang meninggal karena bencana sampai pemerintah menyelesaikan masalah?”







0 comments:
Post a Comment