Friday, August 7, 2020

Lonjakan harian tertinggi membuat Jakarta mencatat 658 COVID-19 kasus baru

Seputardalamberita:Jakarta melaporkan 658 kasus baru COVID-19 pada hari Jumat, lonjakan satu hari tertinggi sejak infeksi pertama tercatat pada bulan Maret, menjadikan jumlah total kasus di ibu kota menjadi 24.521.

Angka terbaru melanjutkan tren peningkatan kasus positif di Jakarta selama beberapa minggu terakhir menyusul keputusan kota untuk secara bertahap mengurangi pembatasan dan membuka kembali bisnis dan kantor di bawah protokol kesehatan pada 4 Juni.

Namun, pihak berwenang Jakarta mengatakan bahwa peningkatan kasus positif di ibu kota disebabkan oleh pelacakan kontak yang agresif dari kasus COVID-19-positif oleh pemerintah.AGENDOMINO

"Dari 658 kasus positif, 98 merupakan akumulasi dari data sehari sebelumnya yang baru saja dilaporkan," kata Weningtyas Purnomorini, Kepala Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jumat.

Jakarta telah melakukan total 41.914 uji reaksi rantai polimerase (PCR) per 1 juta orang hingga saat ini, dengan 43.330 orang di kota tersebut telah diuji selama tujuh hari terakhir.

AGENPOKER

Hingga Kamis, 15.201 orang yang terinfeksi telah pulih dan 922 telah meninggal karena penyakit pernapasan, menurut penghitungan COVID-19 resmi pemerintah Jakarta. Satuan tugas COVID-19 nasional baru-baru ini mengungkapkan bahwa gedung perkantoran telah muncul sebagai kelompok baru penularan virus corona, terutama di dalam gedung yang tidak memiliki ventilasi atau ruang untuk jarak sosial.

Di Jakarta sendiri, 68 cluster perkantoran yang berbeda telah ditemukan hingga 26 Juli, termasuk gedung milik lembaga publik, kementerian, dan perusahaan milik negara.

0 comments:

Post a Comment