Sunday, August 23, 2020

Kepercayaan publik pada demokrasi bangkit kembali setelah penurunan COVID-19: Survei

Seputardalamberita:Komitmen dan kepuasan masyarakat Indonesia terhadap demokrasi telah mulai meningkat setelah penurunan tajam pada awal wabah COVID-19, menurut survei terbaru oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang berbasis di Jakarta.

Survei yang menyurvei 2.202 responden secara nasional dari 12 hingga 15 Agustus menemukan bahwa 67 persen responden puas dengan demokrasi di Indonesia, sementara 71 persen percaya bahwa demokrasi adalah bentuk pemerintahan terbaik.

Setelah enam bulan pandemi COVID-19, masyarakat umumnya masih menyatakan kepuasannya terhadap sistem demokrasi, mendukung demokrasi dan menolak diktator atau otoriterisme," kata laporan itu. “Namun kepuasan dan komitmen turun secara signifikan. Dalam survei SMRC serupa yang dilakukan tak lama setelah dimulainya wabah pada bulan Maret, 74 persen responden menyatakan puas dengan demokrasi, sementara 80 persen menyatakan komitmen terhadap sistem.AGENDOMINO 

Angka-angka ini turun secara signifikan menjadi 59 persen dan 56 persen dalam jajak pendapat serupa yang dilakukan pada awal Juni.

AGENPOKER

Survei SMRC terbaru menemukan ada sedikit peningkatan dukungan untuk pemerintahan diktator dan militer sejak Maret, meskipun keduanya tetap relatif rendah, masing-masing sebesar 16 persen dan 31 persen.

Sementara itu, peringkat persetujuan Presiden Joko “Jokowi” Widodo sebagian besar tidak terpengaruh oleh krisis COVID-19, dengan 67 persen responden menyatakan puas atau sangat puas dengan kinerja Jokowi dibandingkan dengan 72 persen pada Maret. June juga melaporkan hasil serupa, menunjukkan bahwa peringkat persetujuan Jokowi tetap tinggi bahkan ketika publik menjadi lebih tidak puas terhadap pemerintahan dan demokrasi secara umum.

0 comments:

Post a Comment